SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MODEL PEMBUDAYAAN NILAI KARAKTER DISIPLIN DI UNIT KREATIVITAS MAHASISWA UNIT AKTIVITAS BOLA BASKET UNIVERSITAS NEGRI MALANG

Putra Dana Risky Mandala

Abstrak


 

ABSTRAK

Putra, Dana Risky Mandala, 2019. Model Pembudayaan Nilai Karakter Disiplin  Di Unit Kreativitas Mahasiswa Unit Aktivitas Bola Basket Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Margono, M.Pd, M.Si, (II) Dr. Siti Awaliyah, S.Pd, S.H, M,Hum.

Kata Kunci: Model, Pembudayaan, Nilai Karakter, Unit Kreativitas Mahasiswa

Pembudayaan nilai karakter merupakan suatu proses pembiasaan yang dilakukan seseorang berupa sikap, perilaku, maupun pikiran yang agama, pancasila, budaya, dan tujuan pendidikan nasional. Agar penerapan pembudayaan nilai karakter tersebut mendapatkan hasil yang optimal, maka diperlukan suatu model dalam penerapannya. Unit Kreativitas Mahasiswa Unit Aktivitas Bola Basket Universitas Negeri Malang merupakan salah satu UKM terbaik di Universitas Negeri Malang yang mengupayakan pembudayaan nilai karakter disiplin kepada anggota/pemainnya.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui persepsi pengurus harian umum dan staf kepelatihan Unit Kreativitas Mahasiswa Unit Aktivitas Bola Basket Universitas Negeri Malang mengenai model pembudayaan nilai karakter disiplin, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan model pembudayaan nilai karakter disiplin di Unit Kreativitas Mahasiswa Unit Aktivitas Bola Basket Universitas Negeri Malang, upaya yang di lakukan Unit Kreativitas Mahasiswa Unit Aktivitas Bola Basket Universitas Negeri Malang untuk mengatasi faktor penghambat dari dalam maupun luar organisasi dalam pembudayaan nilai karakter disiplin.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Langkah-langkah analisis data dimulai dari tahap reduksi data, penyajian data, dan kemudian melakukan kesimpulan.

Berdasarkan analisis data tersebut, diperoleh empat kesimpulan sebagai berikut. Pertama, persepsi pengurus harian umum dan staf kepelatihan di Unit Kreativitas Mahasiswa Unit Aktivitas Bola Basket Universitas Negeri Malang sepakat, bahwasannya pembudayaan nilai karakter disiplin merupakan salah satu pendidikan karakter yang dilakukan pengurus harian umum dan staf kepelatihan kepada anggota/pemainnya agar dapat membentuk karakter, watak dan kepribadian peserta didik yang sesuai dengan Nilai-Nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Kedua, model yang digunakan dalam pembudayaan nilai karakter disiplin di Unit Kreativitas Mahasiswa Unit Aktivitas Bola Basket Universitas Negeri Malang yaitu model tata tertib yaitu menanamkan pendidikan nilai karakter melalui peraturan yang dibuat secara tertulis dan lisan yang sudah disetujui. Nilai karakter disiplin tersebut kemudian dijabarkan kembali beberapa aspek yaitu a) disiplin waktu mempunyai dua indikator; anggota/pemain datang ketika rapat atau latihan dengan datang tepat waktu dan anggota/pemain menyelesaikan tugas dalam organisasi atau menyelesaikan tepat waktu materi latihan yang telah diberikan oleh pelatih kepada pemain b) disiplin mentaati peraturan terdapat tiga indikator; anggota/pemain mengikuti seluruh kegiatan rapat yang diadakan dan latihan dengan baik, anggota/pemain menggunakan pakaian yang rapi jika itu berkaitan dengan rapat formal dan pemain menggunakan atribut olahraga bola basket, dan mengikuti aturan permainan yang dibuat oleh Pengurus Harian Umum dan Staf Kepelatihan c) disiplin perilaku terdapat lima indikator; anggota/pemain tidak meniru temannya yang melanggar aturan, anggota/pemain tidak mudah marah atau tersinggung, Ketua Umum dan Staf Kepelatihan menegur anggota/pemain yang tidak disiplin, Ketua Umum dan Staf Kepelatihan memberikan sanksi kepada anggota/pemain yang tidak disiplin, dan anggota /pemain tidak berbicara sendiri atau ramai ketika rapat atau materi di lapangan dilakukan.

Ketiga, faktor pendukung dari dalam organisasi yaitu: a) sumber daya manusia, b) sarana dan prasarana dan c) kegiatan rapat anggota. Faktor pendukung dari luar organisasi yaitu: a) lingkungan keluarga b) lingkungan masyarakat, c) teman bermain, dan d) alumni organisasi. Faktor penghambat dari dalam organisasi yaitu: a) keterbatasan pengawasan, dan b) anggota/pemain itu sendiri. Faktor penghambat dari luar organisasi yaitu: a) keluarga yang kurang peduli, b) teman bermain yang memberi pengaruh negatif, dan c) alumni yang tidak sejalan

Keempat, upaya yang dilakukan Unit Kreativitas Mahasiswa Unit Aktivitas Bola Basket Universitas Negeri Malang yaitu, dengan menjalin komunikasi dengan baik antara staf kepelatihan dengan pengurus harian umum dan komunikasi antar pengurus harian umum dan staf keplatihan dengan anggota/pemainnya, memberi hukuman yang telah dibuat dan disepakati bersama kepada pelanggar, memberikan komunikasi berupa edukasi kepada orang tua anggota/pemain, bekerjasama dalam kegiatan yang dilakukan anaknya adalah kegiatan yang positif yang dilakukan di UKM UABB Universitas Negeri Malang, memberikan gambaran kepada anggota/pemain jika mereka kembali ke masyarakat harus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan tidak terjerumus dengan kegiatan atau perilaku negatif yang ada di masyarakat nantinya, memberikan teguran atau mengingatkan langsung pada anggota/pemain, teguran dan peringatan ini berupa penjelasan tentang bahayanya pengaruh negatif yang dilakukan teman bermain anggota/pemain, dan melakukan teguran langsung pada anggota/pemain yang bersangkutan.