SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Upaya Penanggulangan Kegiatan Pesta Miras diAcara Perkawinan di Desa Tulungrejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Blita

IRAWAN .

Abstrak


Abstrak

Salah satu fenomena yang terjadi di Desa Tulungrejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar yang dimana masyarakat justru mengadakan kegiatan minum Minuman Keras di beberapa acara perkawinandan kegiatan ini justru di anggap kegiatan yang wajar oleh masyarakat tersebut dan tuan rumah selaku penyelenggara acara perkawinan pun tidak merasa keberatan justru menyediakan minuman tersebut. Kegiatan minum Minuman Keras di pesta perkawinan ini biasanya di lakukan oleh para tamu undangan laki-laki, terkadang ada juga tamu perempuan yang ikut bergabung tetapi biasa nya tamu perempuan tersebut merupakan kerabat atau sodara dari pihak penyelenggara acara perkawinan.

Kata Kunci : Upaya, Perkawinan, Pesta Minuman Keras

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui:

1) Upaya apa saja yang di lakukan pihak pemerintah Desa Tulungrejo dalam menanggulangi kegiatan pesta Minuman Keras di acaraperkawinan di Desa Tulungrejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar,

2) Hambatan yang di hadapi pihak pemerintah Desa tulungrejo dalam menanggulangi kegiatan pesta Minuman Keras di acaraperkawinan di Desa Tulungrejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar,

3) Bagaimana upaya pihak lain dalam menanggulangi kegiatan pesta Minuman Keras di acaraperkawinan di Desa Tulungrejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar,

4) Solusi dari  pihak pemerintah Desa Tulungrejo dan pihak lainya dalam menanggulangi kegiatan pesta Minuman Keras di acaraperkawinan di Desa Tulungrejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

Penelitian ini dilaksanakan menggunakan jenis pendekatan penelitian diskriptif kualitatif dengan metode penelitian diskriptif. Sumber data primer penelitian ini adalah:

1) Bapak Suwadi selaku Kepala Desa Tulungrejo;

2) Bapak Ahmad selaku ketua BPD Desa Tulungrejo;

3) Mbak Wulan selaku Sekretari Desa Tulungrejo;

4) Bapak kamit selaku kepala Dusun Sumbergondo Desa Tulungrejo Pemuka Agama Desa Tulungrejo;

5) AKP Misdi selakuKapolsek Gandusari;

6) IPDA Joko Pitoyo selaku Kanit Reskrim Polsek Gandusari; 7) Mbah Giyem selaku sesepuh Desa Tulungrejo; 8) Bapak Basori,Mas Suratin, Mas Wawan, Mas Siswanto selaku Masyarakat Desa Tulungrejo. Kemudian untuk sumber data sekunder penelitian ini adalah arsip Desa Tulungrejo dan arsip data Polsek Gandusari. Data  dan informasi yang didapatkan oleh peneliti menggunakan :observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data yang dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data dengan meningkatkan ketekunan dan triangulasi.

Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan kemudian dijabarkan sebagai berikut. Pertama. Upaya yang di lakukan pihak pemerintah Desa Tulungrejo dalam menanggulangi kegiatan pesta Minuman Keras di acaraperkawinan yaitu

1) Memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Desa Tulungrejo mengenai bahaya dan dampak mengkonsumsi Minuman Keras

2) Memberi peringatan kepada pemilik warung atau toko di Desa Tulungrejo untuk tidak menjual minuman keras

3)memberikan peringatan dan teguran kepada warung yang telah menjual minuman keras. Kedua.Hambatan yang di hadapi pihak pemerintah Desa tulungrejo dalam menanggulangi kegiatan pesta Minuman Keras di acaraperkawinan yaitu

1) Kurangnya kesadaran masyarakat Desa Tulungrejo terhadap bahaya dan dampak minuman keras,

2) Mudahnya masyarakat dalam mendapatkan minuman keras. Ketiga. Upaya pihak lain dalam menanggulangi kegiatan pesta Minuman Keras di acaraperkawinan yaitu

1)Melakukan sosialisasi, pengawasan dan memaksimalkan tindakan kring reserse,

2) Menanamkan ajaran-ajaran agama, nilai norma dan memberikan edukasi mengenai dampak mengkonsumsi minuman keras. Keempat. Solusi dari  pihak pemerintah Desa Tulungrejo dan pihak lainya dalam menanggulangi kegiatan pesta Minuman Keras di acaraperkawinan yaitu

1)meningkatkan koordinasi dan memaksimalkan tindakan kring reserse,

2) pengawasan terhadap jalanya setiap kegiatan acara yang di selenggarakan masyarakat Desa Tulungrejo

Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh saran sebagai berikut :

1) Pihak pemerintah Desa Tulungrejo tidak boleh lagi memandang sebelah mata akan maraknya fenomena kegiatan pesta minuman keras, dan memaksimalkan berbagai kegiatan sosialisasi tentang bahaya, dampak minuman keras,

2) Pihak Polsek Gandusari harus memaksimalkan koordinasi dengan desa-desa di seluruh wilayah Kecamatan Gandusari dan harus lebih tegas dalam menindak warung-warung yang tidak memiliki izin untuk menjual minuman keras sesuai dengan undang-undang yang berlaku.