SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KINERJA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA PEREMPUAN DALAM BIDANG PEMBANGUNAN DI DESA KEDUNGCANGKRING KECAMATAN PAGERWOJO KABUPATEN TULUNGAGUNG

Wulandari Intan Dwi

Abstrak


ABSTRAK

Wulandari, Intan Dwi. 2019. Kinerja Kepemimpinan Kepala Desa Perempuan dalam Bidang Pembangunan di Desa Kedungcangkring Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suparlan Al Hakim, M.Si, Pembimbing (II) Rani Prita Prabawangi, S.Hub.Int., M.Si.

Kata Kunci: Kinerja, Kepemimpinan, Kepala Desa Perempuan, Pembangunan.

Kinerja Kepala Desa dapat dilihat dari kinerjanya dalam menyelenggarakan Pemerintahan Desa, salah satunya dalam bidang pembangunan. Gaya kepemimpinan merupakan faktor yang sangat penting. Apabila pemimpin mempunyai pemikiran yang positif maka akan berpengaruh pada tindakan dan keputusannya, sekaligus dengan program-program yang disusunnya. Pemikiran yang positif dari pemimpin juga dapat mempengaruhi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Hal tersebut sangat membantu karena pembangunan tidak dapat dilakukan oleh pemimpin saja, tetapi juga masyarakatnya, sehingga peran pemimpin sangat berpengaruh terhadap maju-mundurnya suatu pembangunan.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan:

(1) kinerja Kepala Desa Perempuan dalam merencanakan program pembangunan di Desa Kedungcangkring Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung;

(2) kinerja Kepala Desa Perempuan dalam melaksanakan program pembangunan di Desa Kedungcangkring Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung;

(3) kinerja Kepala Desa Perempuan dalam mengevaluasi pelaksanaan program benbangunan di Desa Kedungcangkring Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung;

(4) hambatan Kepala Desa dalam pembangunan di Desa Kedungcangkring Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung; dan

(5) solusi untuk hambatan pembangunan di Desa Kedungcangkring Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung.

Pendekatan dan jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam hal ini, peneliti sebagai instrument utama. Sedangkan subyek dalam penelitian ini adalah Kepala Desa, Sekretaris Desa dan Perangkat Desa yang lain, dan masyarakat Desa. Kegiatan analisis data dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pemeriksaan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data yang diperoleh dari hasil penelitian, peneliti menggunakan teknik triangulasi.

Hasil penelitian bahwa

(1) Kinerja Kepemimpinan Kepala Desa Kedungcangkring Kecamatan Pagerwojo dalam merencanakan rencana program pembangunan Di Desa Kedungcangkring sudah mengikuti prosedur yang ada, yaitu dimulai dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa, pembuatan Rencana Kerja Pemerintah Desa yang digali melalui Musyawarah Dusun, Musyawarah Desa, Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa. Selanjutnya pembuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.

(2) Kinerja Kepemimpinan Kepala Desa Kedungcangkring yaitu mengutamakan pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya alam yang ada di Desa. Dilaksanakan dengan mendayagunakan swadaya dan gotong royong masyarakat.Kepala Desa kedungcangkring mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan dengan  tahap, yaitu pelaksanaan kegiatan dilakukan rapat kerja dengan pelaksana kegiatan, pemeriksaan pelaksanaan, penyusunan laporan hasil pelaksanaan kegiatan, musyawarah pelaksanaan kegiatan Desa dalam rangka pertanggungjawaban hasil pelaksanaan kegiatan.

(3) Kinerja Kepemimpinan Kepala Desa Kedungcangkring dalam mengevaluasi program pembangunan yaitu dilaksanakan oleh 2 (dua) tim, yaitu tim dari desa dan tim evaluasi.

(4) Hambatan Kepala Desa dalam pembangunan di Desa Kedungcangkring Kecamatan Pagerwojo yaitu perubahan kondisi masyarakat, kurangnya kesadaran warga, dan fokus usulan pada infrastruktur.

(5) Solusi untuk hambatan pembangunan di Desa Kedungcangkring adalah menerima kritik dan saran,  memberikan pengarahan, dan memberikan sosialisasi dan himbauan.

Saran yang diberikan peneliti setalah melakukan penelitian ini antara lain: bagi Kepala Desa agar semakin menumbuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat yang tinggi dalam proses pembangunan desa, maka disarankan bagi kepala desa dapat menggali dan memahami kebutuhan masyarakat yang dirasakan mendesak dalam perencanaan dan implementasi program pembangunan dan meningkatkan proses evaluasi perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan agar menjadikan desa lebih baik lagi. Bagi Perangkat Desa untuk menjamin terealisasinya semua rencana atau program pembangunan desa, maka disarankan agar pada saat selesainya penyusunan dan penetapan program atau rencana pembangunan desa, perlu diadakan sosialisasi langsung kepada masyarakat untuk mengajak masyarakat berparisipasi aktif dalam proses pelaksanaan pembangunan desa.  Agar masyarakat bisa memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan. Bagi masyarakat agar selalu berpartisipasi dalam pembangunan Desa karena masyarakat adalah unsur penting dalam pembangunan. Masyarakat harus memiliki semangat gotong-royong yang tinggi.