SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MORALITAS RELIGIUS REMAJA YANG TINGGAL DI DUSUN KANDANGAN DESA KEDUNGREJO KECAMATAN TANJUNGANOM KABUPATEN KEDIRI

Suyati Mawar Dwi Sri

Abstrak


ABSTRAK

Suyati, Mawar Fitri Dwi Sri. 2019. Moralitas Religius Remaja yang Tinggal di Dusun Kandangan Desa Kedungrejo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nur Wahyu Rochmadi, M.Pd, M.Si. (II) Rusdianto Umar, S.H, M.Hum.

Kata Kunci : Moralitas Religius, Remaja, Warung Wong Ayu

Lingkungan tempat tinggal merupakan faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan moralitas religius remaja. Karena lingkungan tempat tinggal merupakan tempat para remaja bersosialisasi dan belajar selain pada lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah. Salah satunya mengenai lingkungan Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk yang merupakan suatu daerah yang dikenal dengan adanya warung wong ayu. Warung wong ayu merupakan warung-warung dengan pelayan yang berpakaian kurang sopan seperti tank top, kaos ketat, hotpants, rok mini, serta ada yang menjual minuman keras dan difasilitasi dengan fasilitas karaoke, di mana Dusun Kandangan tersebut terdapat remaja. Melihat kondisi tersebut, maka yang perlu diteliti adalah

(1) Bagaimanakah latar kultural religius masyarakat yang tinggal di Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk,

(2) Apa ragam kegiatan religius yang dilakukan remaja yang tinggal di Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, dan

(3) Bagaimanakah moralitas religius remaja yang tinggal di Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan 3 hal, yaitu

(1) Mengetahui latar kultural religius masyarakat yang tinggal di Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk,

(2) Mengetahui ragam kegiatan religius yang dilakukan remaja yang tinggal di Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, dan

(3) Mengetahui moralitas religius remaja yang tinggal di Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Penilitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kulaitatif. Pada penelitian deskriptif ini, peneliti berusaha untuk menggambarkan moralitas religius remaja. teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan berdasar pada model interaktif Miles and Huberman yaitu dengan cara mengumpulkan dan mengecek data yang diperoleh dari lapangan, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.

Hasil analisis data yang dilakukan dapat dijabarkan sebagai berikut. Pertama, Latar Kultural Religius Masyarakat yang Tinggal di Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk meliputi tahlilan, selamatan, peringatan hari besar agama, bersih desa atau nyadran, yasinan dan nyekar. Kedua, Ragam Kegiatan Religius yang dilakukan Remaja yang Tinggal di Dusun Kandangan, Desa Kedungejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk meliputi segala jenis kegiatan keagamaan yang diadakan oleh masyarakat sehingga remaja berpartisipasi mengikuti. Selain itu, remaja juga melaksanakan kegiatan religius dalam kesehariannya seperti sholat 5 waktu, sholat jum’at (bagi remaja laki-laki), sholat dhuha, puasa sunnah senin kamis, mengaji Al-Qur’an serta melakukan kebaikan lainnya seperti infaq atau shodaqoh. Ketiga, Moralitas Religius Remaja yang Tinggal di Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk sesuai dengan aspek religius dalam agama Islam. Remaja di sana melakukan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan aspek religius agama Islam.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah

(1) masyarakat di Dusun Kandangan masih melaksanakan kegiatan kultural religius yang ada,

(2) remaja ikut berpartisipasi mengikuti kegiatan kultural religius yang diadakan oleh masyarakat dan juga melaksanakan ragam kegiatan religius dalam kesehariannya,

(3) moralitas religius remaja di Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk dapat terlihat dari kegiatan religius yang dilaksanakannya sehari-hari dan sesuai dengan aspek religius agama Islam. Saran yang diberikan setelah melaksanakan penelitian ini yaitu:

(1) sebaiknya pemerintah desa lebih tegas dalam menangani masalah warung wong ayu. Selain itu, sebaiknya juga peduli dengan masyarakat yang tinggal di daerah warung wong ayu terutama para remajanya dengan sering mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan dan membangkitkan semangat remaja masjid,

(2) sebaiknya masyarakat di Dusun Kandangan ikut berperan aktif dalam mengontrol kegiatan remaja, harus memperbanyak kegiatan positif terutama seperti kegiatan agama berupa pengajian dan membangkitkan semangat untuk kegiatan karang taruna yang mengadakan kegiatan-kegiatan khususnya di bidang keagamaan,

(3) sebaiknya orang tua bisa mengawasi dan memberikan contoh baik dalam menasehati anaknya. Selain itu, orang tua harus berani untuk menegur anaknya apabila mulai menunjukkan perilaku yang negatif,

(4) sebaiknya remaja sendiri bisa menjaga diri dan patuh terhadap orang tua maupun guru ketika dinasehati akan hal-hal yang baik. Selain itu, juga bersedia ketika diajak mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan yang diadakan di masyarakat dan tidak malas untuk belajar.