SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pelaksanaan Pembinaan Nilai-Nilai Budi Pekerti Di Panti Asuhan Baitun Ar Rahman Ar Rahim Desa Sugihwaras Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo

LIzzani Mei Hilda

Abstrak


ABSTRAK

Lizzani, Mei Hildah. 2019. Pelaksanaan Pembinaan Nilai-Nilai Budi Pekerti Di

Panti Asuhan Baitun Ar Rahman Ar Rahim Desa Sugihwaras Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Skripsi, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. Siti Awaliyah, S.Pd, M.Hum (II) Dr. Didik Sukriono, SH., M.Hum

Kata Kunci : nilai-nilai budi pekerti, panti asuhan

Era globalisasi saat ini dapat dilihat dari kemajuan teknologi yang dapat mempengaruhi perubahan kehidupan manusia terutama terhadap tingkah laku dan perbuatan setiap individu. Perubahan ini sudah banyak terlihat dengan banyak anak yang tingkah lakunya hampir menyimpang dengan moral yang ada di masyarakat saat ini, contohnya seperti tingkah laku sopan santun, tanggung jawab, disiplin dan sebagainya yang menyangkut moral atau dengan nilai budi pekerti. Seiring dengan perubahan tingkah laku dengan didasarkan pada perubahan zaman, hal ini yang menjadi daya tarik yang sangat besar dalam perubahan adalah lingkungan itu sendiri. Sebab pada dasarnya manusia bisa melakukan suatu perbuatan setelah ia memiliki pengetahuan dan belajar dari  orang lain. Dengan ini  banyak generasi muda yang ruang lingkup lingkungan nya menyimpang dengan moral yang ada di masyarakat.

Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui

(1) nilai-nilai budi pekerti yang ditanamkan di Panti Asuhan Baitun Ar Rahman Ar Rahim,

(2) pembinaan nilai-nilai budi pekerti di Panti Asuhan Baitun Ar Rahman Ar Rahim,

(3) hambatan-hambatan dalam pembinaan nilai-nilai budi pekerti di Panti Asuhan Baitun Ar Rahman Ar Rahim,

(4) upaya mengatasi hambatan-hambatan dalam pembinaan nilai-nilai budi pekerti di Panti Asuhan Baitun Ar Rahman Ar Rahim.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pada penelitian deskriptif kualitatif ini, peneliti berusaha untuk menggambarkan bagaimana Pelaksanaan Pembinaan Nilai-Nilai Budi Pekerti Di Panti Asuhan Baitun Ar Rahman Ar Rahim Desa Sugihwaras Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Melalui jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan data yang sudah terkumpul mulai dari kata-kata, wawancara, atau dokumentasi akan disusun secara terstruktur dan obyektif. Hal ini bertujuan agar penelitian ini terlihat kebenarannya berdasarkan fakta di lapangan.

Hasil dari penelitian ini adalah

(1) nilai-nilai budi pekerti yang ditanamkan di panti asuhan baitun ar rahman ar rahim antara lain antara lain nilai ketuhanan, nilai kemandirian, nilai kedisiplinan, nilai tolong menolong dan kebersamaan, nilai tata krama dan sopan santun, nilai saling menghormati.

(2) penanaman pembinaan nilai-nilai budi pekerti di panti asuhan baitun ar rahman ar rahim antara lain melakukan sholat berjamaah dan mengaji, mandiri dalam memakai baju, makan, menyiapkan perlatan sekolah, mandi dan juga kegiatan individu lainnya., melakukan kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, melaksanakan jadwal piket harian dan kegiatan menghadiri undangan dari para donatur, bertutur kata, berbicara, berperilaku, bertindak, cara berpakaian dengan baik, anak yang lebih muda harus menghormati anak yang lebih tua.

(3) hambatan-hambatan dalam pembinaan nilai-nilai budi pekerti di panti asuhan baitun ar rahman ar rahim antara lain tidak tersedianya sumber daya manusia dalam pembiasaan nilai-nilai budi pekerti, anak kurang disiplin dalam pembinaan nilai-nilai budi pekerti, kurangnya kerjasama antar pengurus dengan pengasuh dalam pelaksanaan pembinaan nilai-nilai budi pekerti, salah pergaulan di lingkungan luar.

(4) upaya mengatasi hambatan-hambatan dalam melaksanakan pembinaan nilai-nilai budi pekerti di panti asuhan baitun ar rahman ar rahim antara lain pendekatan secara personal atau pendekatan secara langsung pada anak, pengurus dan pengasuh harus lebih sabar, pengasuh dan pengurus mempunyai permasalahan maka sebaiknya harus diselesaikan secara musyawarah.

Berdasarkan hasil penelitian ini, diberikan saran kepada pengasuh harus memberikan manajemen yang terbaik supaya anak lebih semangat dan lebih mandiri. Bagi para pengurus harus bisa berkomunikasi dengan pengasuh dalam penanaman pembinaan nilai-nilai budi pekerti pada anak. Kedekatan dan keakraban yang sudah terjalin antara pihak panti dengan anak harus dijaga dengan baik untuk memudahkan pengasuh dalam mengatasi kendala-kendala yang terjadi saat pelaksanaan pembinaan nilai budi pekerti.