SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PEMBENTUKAN SIKAP KEPEMIMPINAN MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SMP NEGERI 1 SUTOJAYAN KABUPATEN BLITAR

Apriliawati Apriliawati

Abstrak


ABSTRAK

Apriliawati. 2019. Pembentukan Sikap Kepemimpinan Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di SMP Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. H. A. Rosyid Al Atok, M Pd, M. H (II) Dr. Nur Wahyu Rochmadi, M.Pd, M.Si.

Kata Kunci : Pembentukan, Sikap Kepemimpinan, Kegiatan Ekstrakurikuler  Pramuka

Pendidikan di Indonesia dijadikan sebagai salah satu sarana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia, meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia dan mewujudkan pembangunan nasional. Pendidikan dan pembangunan adalah dua elemen yang tak terpisahkan. Pendidikan mencetak sumber daya manusia yang tangguh, pembangunan bisa berjalan, berkembang dan maju. Pembangunan yang maju mendorong praktik Pendidikan yang baik untuk menciptakan sumber daya manusia yang baik. Usia sekolah menjadi momen yang tepat untuk mengenal, mengasah dan membentuk sikap kepemimpinan pada diri siswa. Pada usia ini bertepatan dengan pencarian jati diri. Lingkungan sekolah terdapat kegiatan ekstrakurikuler yang tidak kalah penting dengan pendidikan. Dalam kegiatan ekstrakurikuler juga mampu membentuk sikap kepemimpinan serta mengembangkan intelektual, sosial, spiritual, dan moral siswa. Salah satu bentuk kegiatan ekstrakurikuler yaitu Pramuka. Pramuka merupakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di alam terbuka, menantang, kreatif dan inovatif. Kegiatan ekstrakurikuler pramuka pada saat ini menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah.

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan:

(1) kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMP Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar;

(2) program kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk sikap kepemimpinan di SMP Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar;

(3) pelaksanaan program kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk sikap kepemimpinan di SMP Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar;

(4) faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pembentukan sikap kepemimpinan melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar;

(5) solusi mengatasi hambatan pembentukan sikap kepemimpinan melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar. Sumber data menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, observasi langsung ke lapangan, dan dokumen-dokumen di lapangan yang mendukung penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data mengenai data yang diperoleh, peneliti menggunakan pengecekan keabsahan data dengan meningkatkan ketekunan dalam penelitian dan triangulasi yaitu triangulasi sumber.

Hasil penelitian ini adalah:

(1) kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMP Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar terdapat 14 macam yaitu paskibra, palang merah remaja (PMR), sepak bola, bola voli, bola basket, teater, karate, pencak silat, tenis meja, seni musik, seni tari dan karawitan, pramuka, jurnalistik, dan PIK-R;

(2) program kegiatan esktrakurikuler pramuka dalam membentuk sikap kepemimpinan di SMP Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar terdapat tiga program yaitu program mingguan (upacara apel pramuka, peraturan baris-berbaris (PBB), tali temali, morse dan yel-yel pramuka), program bulanan (penempuhan syarat-syarat kecakapan umum (SKU) dan penempuhan tanda kecakapan khusus (TKK)), dan program tahunan (gladian pimpinan regu dan kemah dewan ambalan);

(3) pelaksanaan program kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk sikap kepemimpinan di SMP Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar pada program mingguan dilaksanakan pada hari Kamis pukul 14.30-16.30 WIB. Pada program bulanan rutin dilaksanakan pada akhir bulan atau pada akhir semester. Pada Program tahunan dilaksanakan satu tahun sekali;

(4) faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pembentukan sikap kepemimpinan melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar, faktor pendukung pembentukan sikap kepemimpinan melalui kegiatan ekstrakurikuler adalah siswa aktif hadir, Pembina aktif hadir, dan cuaca cerah. Sedangkan faktor yang menghambat yaitu siswa tidak aktif hadir, Pembina tidak aktif hadir dan cuaca buruk;

(5) solusi mengatasi hambatan pembentukan sikap kepemimpinan melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar  untuk siswa yang tidak aktif hadir adalah pemberian sanksi kepada siswa, untuk Pembina yang tidak aktif hadir adalah pemberian sanksi kepada Pembina dan untuk faktor cuaca buruk solusinya adalah himbauan kepada siswa agar tidak langsung pulang setelah kegiatan belajar berakhir.

Saran yang diberikan oleh penulis yaitu:

(1) bagi prodi pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, diharapkan dapat memberi tambahan pengetahuan, informasi dan referensi tentang pembentukan sikap kepemimpinan melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka;

(2) bagi sekolah, dapat memaksimalkan kegiatan ekstrakurikuler pramuka;

(3) bagi Pembina, hendaknya tetap aktif dan meningkatkan kreatifitas  dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka;

(4) bagi siswa anggota pramuka, agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai yang ada dalam sila-sila Pancasila dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari;

 

(5) bagi peneliti selanjutnya, agar dapat berpartisipasi secara aktif pada seluruh rangkaian kegiatan dalam ekstrakurikuler.