SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PROGRAM PONDOK PESANTREN NGALAH DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP NASIONALISSANTRI DIDUSUN KEMBANG KUNING DESA SENGONAGUNG KECAMATAN PURWOSARI KABUPATEN PASURUAN

MUCHAMAD MIFTACHUL ATIQ

Abstrak


ABSTRAK

Miftachul, Atiq.  2018 Program Pondok Pesantren Ngalah Dalam Mengembangkan Sikap Nasionalis Santri Di Dusun Kembang Kuning Desa Sengonagung Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Skripsi, Prodi S1 PPKn, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas IlmuSosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. H. A. Rosyid Al AtokM.Pd., M.H (II) Dr. Nur Wahyu Rochmadi, M.Pd., M.Si

Kata Kunci :Nasionalis, Santri, PondokPesantren, Program

Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan sifat warga negaranya yang nasionalis, patriotis. Hal ini dapat kita lihat dari perjuangan rakyat Indonesia dalam memperjuangkan tanah air dan mempertahankannya agar tidak lepas dari tangan penjajah. Sudah banyak korban berjatuhan hanya demi membela sebuah negara, dari situlah dapat disimpulkan bahwa warga negara Indonesia pada hakikatnya memiliki jiwa nasionalis yang sangat tinggi. Akan tetapi dapat kita lihat fenomena atau peristiwa yang sekarang terjadi seakan-akan apa yang telah diperjuangkan para pahlawan dahulu kala hanya dijadikan simbol kemerdekaan dan pada hakikatnya masih belum merasakan apa yang dinamakan dengan merdeka. Dari sini timbul masalah dalam mengembangkan sikap nasionalis yang dulu pernah menjadi sebuah keharusan yang dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia. Penulis membahas tentang Program Pondok Pesantren Ngalah Dalam Mengembangkan Sikap Nasionalis Santri Di Dusun Kembang Kuning Desa Sengonagung Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan.

Tujuan penelitian ini adalah

(1) Menjelaskan program Pondok Pesantren Ngalah dalam mengembangkan sikap nasionalis santri,

(2) Menjelaskan pelaksanaan Pondok Pesantren Ngalah dalam mengembangkan sikap nasionalis santri,

(3) Menjelaskan hambatan Pondok Pesantren Ngalah dalam mengembangkan sikap nasionalis santri,

(4) Menjelaskan upaya Pondok Pesantren Ngalah dalam mengatasi hambatan dan mengembangkan sikap nasionalis santri.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dalam mencari data dari informan yang terdiri atas Kepala Pondok Pesantren Ngalah, Wakil Kepala Pondok Pesantren Ngalah, staf kepengurusan Pondok Pesantren Ngalah beserta Asatidz Pondok Pesantren Ngalah. Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan wawancara, studi dokumentasi dan observasi. Analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi).

Hasil penelitian adalah:

(1) Program Pondok Pesantren Ngalah dalam mengembangkan sikap nasionalis diperlukan sebagai sarana para santri untuk menumbuhkan jiwa nasionalis terhadap bangsa, dengan harapan para santri memiliki ilmu agama yang baik serta memiliki jiwa nasionalis yang besar dengan baik dan benar,

(2) Pelaksanaan Program Dalam Mengembangkan Sikap Nasionalis meliputi empat macam program yaitu pembagian buku pedoman santri, pelestarian budaya local, pengajian Tafsir Jalalain dan maklumat Romo Kyai

(3) , Hambatan dalam mengembangkan sikap nasionalis santri yaitu adanya faktor penghambat dari dua sisi yaitu objek (santri) dan subjek (pengurus)

(4) Upaya mengatasi hambatan dalam mengembangkan sikap nasionalis santri adalah diperlukannya semangat diri serta memahami rasa tanggung jawab terhadap apa yang diembannya,evaluasi dan komunikasi antara pengurus satu dengan yang lainnya, diperlukannya sosialisasi terhadap santri agar dari dua sisi ini dapat menjalankan sebuah program dengan baik.

Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, peneliti menyampaikan beberapa saran yaitu:

(1) Bagi seluruh elemen kepengurusan Pondok Pesantren Ngalah, Agar pelaksanaan kegiatan pengajian rutin dapat berjalan dengan lebih baik lagi, sebaiknya pengurus Pondok Pesantren Ngalah lebih disiplin dan rutin dalam menjalankan amanah dan melaksanakan tugas serta memberi contoh dengan tindakan, tidak hanya menyuruh para santri untuk mengikuti kegiatan yang ada. Seperti jika sedang diadakan kegiatan apa saja maka para pengurus wajib menyuruh para santri untuk ikut dengan catatan para pengurus juga ikut serta dalam kegiatan tersebut, sebagai contoh untuk para santri. Sehingga melalui hal tersebut para santri dapat ikut kegiatan dengan rasa suka cita tanpa ada rasa iri atau berburuk sangka terhadap pengurus dan kegiatanpun dapat berjalan dengan lancar dan nyaman,

(2) Bagi para santri Pondok Pesantren Ngalah, Para santri diharuskan patuh terhadap atura-aturan yang ada dan para santri seharusnya lebih berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Ngalah, karena mereka merupakan objek utama dalam menjalankan sebuah pro