SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO STORYLINE DALAM PENGAMALAN PANCASILA PADA MATERI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM PRAKTIK PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN NEGARA BAGI SISWA KELAS X SMKN 1 KEDIRI

Ahmad Ekha Yustira

Abstrak


Tugas pokok Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yaitu dalam rangka character building. Diperlukan metode penyampaian materi saat kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan pembangunan karakter sebagai good citizenship dan penerapan nilai-nilai Pancasila yang lebih inovatif. Perkembangan teknologi harus dimanfaatkan guna menunjang kegiatan pembelajaran yang lebih inovatif, salah satunya adalah melalui video. Namun masih terdapat masalah yang mana guru belum memanfaatkan secara maksimal teknologi tersebut. Melalui video dapat memberikan suasana pembelajaran PPKn yang menarik bagi peserta didik. Selanjutnya video dikemas dalam bentuk media pembelajaran yang menampilkan materi nilai-nilai Pancasila dengan video pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan latar belakang tersebut maka tujuan penelitian ini adalah

(1) mengembangkan produk media pembelajaran video storyline dalam pengamalan Pancasila materi nilai-nilai Pancasila pada mata pelajaran PPKn bagi siswa kelas X SMKN 1 Kediri,

(2) menjelaskan penerapan media pembelajaran video storyline dalam pengamalan Pancasila materi nilai-nilai Pancasila pada mata pelajaran PPKn bagi siswa kelas X SMKN 1 Kediri, dan

(3) mendeskripsikan hasil penerapan media pembelajaran video storyline dalam pengamalan Pancasila materi nilai-nilai Pancasila pada mata pelajaran PPKn bagi siswa kelas X SMKN 1 Kediri

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian pengembangan dengan menggunakan prosedur yang mengadopsi dari Sugiyono (2016:298) yang meliputi

(1) potensi dan masalah,

(2) pengumpulan data,

(3) desain produk,

(4) validasi desain,

(5) revisi desain,

(6) uji coba produk dan

(7) revisi produk.

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penelitian pengembangan ini menggunakan instrumen pengumpulan data berupa angket atau kuisioner. Lalu untuk mengukur pendapat orang, peneliti menggunakan skala Likert. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui hasil validasi dan hasil uji coba yaitu dengan membandingkan skor yang diperoleh dari responden dengan skor maksimal.

Hasil pengembangan produk yang melalui langkah validasi media, validasi materi dan validasi praktisi pendidikan memperoleh temuan yaitu hasil validasi media sangat layak/valid (94,78%), hasil validasi materi sangat layak/valid (90%), dan hasil validasi praktisi pendidikan sangat layak/valid (96%). Sementara itu dalam penerapan media pembelajaran setelah melalui serangkaian uji coba kelompok kecil dan kelompok besar memperoleh kesimpulan akhir yaitu hasil uji coba kelompok kecil mendapatkan predikat sangat layak/valid (83,14%) dan hasil uji coba kelompok besar mendapatkan predikat sangat layak (84,91%). Berdasarkan hasil secara keseluruhan maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video storyline materi nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran di kelas.

Kajian produk yang telah direvisi bahwa secara keseluruhan media pembelajaran dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. Kelebihan yang dimiliki media pembelajaran video storyline diantaranya terdapat tayangan video serta pengoperasiannya yang mudah. Saran yang dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya agar produk media pembelajaran dapat dikembangkan dalam bentuk (.apk) dalam bentuk android dan penelitian selanjutnya dapat supaya dilanjutkan untuk penelitian untuk menguji keefektifan produk di kelas.