SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PEMBUATAN KETUPAT DALAM RANGKA ARAK-ARAKAN KETUPAT UNTUK MENJALIN SILATURAHMI ANTAR MASYARAKAT DI DESA KARANGAN KECAMATAN KARANGAN KABUPATEN TRENGGALEK

Rahmat Tri Sanjaya

Abstrak


PEMBUATAN KETUPAT DALAM RANGKA ARAK-ARAKAN KETUPAT UNTUK MENJALIN SILATURAHMI ANTAR MASYARAKAT DI DESA KARANGAN KECAMATAN KARANGAN KABUPATEN TRENGGALEK

Rahmat Tri Sanjaya Universitas Negeri Malang Jalan Semarang Nomor 5 Kota Malang

Surel: rahmatts38@gmail.com

 

Abstrak

Pada artikel ilmiah ini disajikan informasi mengenai pembuatan ketupat dalam rangka arak-arakan ketupat untuk menjalin silaturahmi antar masyarakat di desa karangan kecamatan karangan kabupaten trenggalek. Arak-arakan ini bertujuan untuk memperkuat tali persaudaraan tidak hanya di lingkungan desa karangan tetapi seluruh warga masyarakat trenggalek. Acara ini juga menunjukkan kepedulian dan tidak memandang siapapun orang tersebut, semua dapat mengikuti acara tersebut dan dapat makan ketupat bersama.

 

PENDAHULUAN

Program kuliah kerja nyata merupakan program kegiatan dimana seorang mahasiswa mendapatkan pengakuan dalam masyarakat terkait ilmu yang ia miliki. Program ini juga dapat diartikan sebagai wahana bagi mahasiswa untuk mengamalkan keahlian yang diperoleh selama belajar di perguruan tinggi. Selain itu dalam kegiatan inilah para mahasiswa belajar menjadi agen sentral dalam membangun masyarakat disekitarnya dan melatih kemampuan dirinya sebagai calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu kegiatan kuliah kerja nyata menjadi kegiatan yang sangat penting dan berarti bagi mahasiswa, masyarakat dan civitas akademika.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang. Pada periode ini KKN dibagi menjadi KKN Reguler dan KKN Pulang Kampung. KKN diikuti oleh mahasiswa aktif dari berbagai jurusan di Universitas Negeri Malang. KKN memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan mahasiswa dalam hidup bermasyarakat serta untuk mengetahui kondisi, permasalahan, dan potensi yang ada di suatu daerah.

Lebaran ketupat atau kupatan dilakukan masyarakat islam di Indonesia khususnya Pulau Jawa. Namun ada yang unik dengan tradisi yang digelar di Karangan, Trenggalek. Acara kupatan ini baru terlaksana lima tahun terakhir dan antusias warga sudah cukup bagus. Arak-arakan ini dilakukan dengan berkeliling di sekitar kecamatan Karangan, dengan beberapa pertunjukan yang dilakukan oleh warga desa Karangan.

Suasana perkampungan pada lebaran ke-8 justru tampak lebih ramai dibanding 1 syawal. Sejak pukul 07.00 wib pengendara sudah memadati jalan raya khususnya di wilayah kecamatan Karangan. Beberapa simpang jalan terpaksa ditutup guna mengantisipasi kemacetan panjang.

“Warga saling berkunjung ke rumah sanak-saudara serta tetangga untuk bersilaturahmi dan saling bermaaf-maafan. Di setiap rumah disediakan hidangan ketupat dan aneka lauk-pauk secara geratis,” kata salah satu warga karangan. Warga dari berbagai penjuru daerah berkumpul diwilayah karangan mulai pagi hingga malam hari, selama enam hari. Sebelumnya, sebagian warga lokal tidak menggelar open house seperti leberan pada umumnya. Tidak hanya warga Trenggalek, namun masyarakat dari berbagai kota di sekitarnya juga memilih berlebaran ke Kerangan pada saat kupatan.

Acara ini diharapkan mempererat tali persaudaran antar warga karangan dan sekitarnya, diharapkan acara ini terus berlanjut. Di dalam acara ini siapapun boleh datang, kenal maupun tidak kenal dipersilahkan untuk bertamu dan disediakan ketupat, itulah yang unik diacara ini untuk itulah Tim KKN UM Desa Karangan kabupaten Trenggalek mengadakan kegiatan yang berjudul “ARAK-ARAKAN KUPAT DESA KARANGAN UNTUK MENJALIN SILATURAHMI ANTAR WARGA DESA KARANGAN DAN SEKITARNYA”.

 

B. Tujuan dan Sasaran Program

a. Program “Pembuatan Ketupat Dalam Rangka Arak-Arakan  Ketupat Untuk Meningkatkan Kerjasama Antar Masyarakat Di Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek”

b. Tujuan Kegiatan

c. Tujuan Umum

Memberikan kontribusi kepada masyarakat untuk menumbuhkan tradisi arak-arakan ketupat dalam memeriahkan Hari Raya Ketupat di Desa Karangan.

d. Tujuan Khusus

Meningkatkan kerjasama antar warga dan memberikan kesempatan bagi masyarakat terutama kalangan pemuda untuk membuat ketupat yang dapat digunakan untuk arak-arakan ketupat saat Hari Raya Ketupat di Desa Karangan

e. Sasaran Program KKN

Sasaran program kegiatan ini yaitu seluruh masyarakat Dusun Pinggirsari Desa Karangan yang sebelumnya belum memeriahkan Hari Raya Ketupat.

 

C. Strategi Pelaksanaan Program KKN

Pelaksanaan program arak-arakan ketupat untuk masyarakat Dusun Pinggirsari Desa Karangan ini dilaksanakan dengan

1. Langkah-langkah sebagai berikut:

a) Meminta informasi dari Kepala Desa tentang desa yang belum melakukan tradisi arak-arakan ketupat.

b) Konsultasi program kepada Kepala Dusun Pinggirsari, tempat diadakannya arak-arakan ketupat.

c) Pengajuan program ke LP2M

d) Meminta izin ke kepala desa dan perangkat desa setempat untuk meminta persetujuan

e) Konsultasi ke masyarakat untuk membuat ketupat yang nantinya akan digunakan dalam ara-arakan ketupat

f) Menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam arak-arakan ketupat

g) Menyusun jadwal acara

h) Memantau jalannya pelaksanaan acara

i) Mengevaluasi jalannya acara yang telah berlangsung

 

PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Mekanisme Pelaksanaan Kegiatan

a. Jadwal Kegiatan

Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 21 Juni 2018 pada pukul 08.00 sampai 10.30 WIB. Dalam melaksanakan kegiatan arak-arakan ketupat untuk masyarakat Dusun Pinggirsari Desa Karangan, dilakukan dengan berbagai proses yang diuraikan sebagai berikut.

b. Mewanwancarai kepala desa untuk mendapatkan informasi mengenai desa yang belum mengadakan arak-arakan ketupat.

c. Setelah memperoleh informasi dari kepala desa selanjutya berkonsultasi dengan kepala dusun Pinggirsari, mengenai waktu dan tempat diadakan arak-arakan ketupat.

d. Menyusun jadwal kegiatan

Tabel 2.1 Jadwal Kegiatan

Acara   Waktu

Persiapan

Pembukaan

1. Sambutan Pak Camat

2. Sambutan dari Kepala Dusun Pinggirsari

3. Sambutan dari Penanggung Jawab program penyuluhan.

5 menit

5 menit

5 menit

5 menit

Acara Inti:

1. Melakukan acara halal bilahalal dengan warga Pinggirsari di Masjid Baiturrahman

2. Dilakukan arak-arakan kupat mengelilingi desa Pinggirsari

3. Melakukan acara makan bersama dengan warga setempat

15 menit

60 menit

30 menit

Penutup :  5 menit

e. Memastikan semua sarana dan prasarana tersedia dan sesuai yang dibutuhkan

f. Koordinasi selama acara berlangsung

g. Memantau jalannya acara pelaksanaan

Pada tahap pelaksanaan program yang telah dilaksanakan, terdapat beberapa faktor yang mendukung dan menghambat. Faktor-faktor tersebut dirinci sebagai berikut:

1. Faktor pendukung

a. Masyarakat bersedia untuk mengikuti arak-arakan ketupat.

b. Masyarakat antusias ikut membantu mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam arak-arakan ketupat

2. Faktor penghambat

a. Penentuan waktu pelaksanaan arak-arakan ketupat

 

B. Permasalahan dalam Pelaksanaan Kegiatan

Dalam pelaksanaan program Arak-Arakan Ketupat ini terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi. Permasalahan tersebut sebagai berikut.

1. Pelaksanaan arak-arakan ketupat terkendala adanya pilkada

 

C. Solusi terhadap Masalah

Setelah melihat permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan program, penyusun program mendapatkan solusi sebagai berikut:

1. Penanggung jawab program merubah acara arak-arakan ketupat menjadi halal bihalal dan syukuran dengan makan ketupat bersama-sama.

 

PAPARAN DAN PEMBAHASAN HASIL PELAKSANAAN PROGRAM

A. Paparan Hasil Pelaksanaan Kegiatan

Hasil dari kegiatan ini bermanfaat sekali, sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan secara garis besar 100% terlaksana dengan baik. Berbagai faktor penghambat menghalangi proses pelaksanaan program ini namun dapat diatasi. Berikut adalah tabel hasil pelaksanaan kegiatan.

Tabel 3.1 Format Hasil Pelaksanaan Kegiatan

No  Program  Hasil yang Dicapai

1. Pembuatan ketupat dalam rangka arak-arakan ketupat untuk meningkatkan kerjasama antar warga Desa Karangan Kabupaten Trenggalek 1. Masyarakat bisa mengadakan tradisi arak-arakan kupat setiap tahun di Hari Raya Ketupat.

2. Masyarakat saling menjaga tali silaturahmi dan saling gotong royong

 

B. Pembahasan Hasil Pelaksanaan Kegiatan

1. Pencapaian Hasil

Program kerja “Pembuatan ketupat dalam rangka arak-arakan ketupat untuk meningkatkan kerjasama antar warga Desa Karangan Kabupaten Trenggalek”secara keseluruhan telah terlaksana dengan baik dan mendapat respon yang positif. Hal ini dapat ditandai dengan antusisme dari masyarakat. Selain itu respon positif masyarakat dengan diadakannya arak-arakan kupat yang dapat diteruskan menjadi tradisi pada saat Hari Raya Ketupat.

 

2. Faktor Pendukung

Program kerja ini secara keseluruhan terlaksana 100%. Hal ini tidak lepas dari beberapa faktor pendukung. Faktor pendukung pada program ini adalah sebagai berikut:

a. Masyarakat bersedia untuk mengikuti arak-arakan ketupat.

b. Masyarakat antusias ikut membantu mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam arak-arakan ketupat

 

PENUTUP

A. Simpulan

            Program arak-arakan ketupat untuk masyarakat Dusun Pinggirsari Desa Karangan ini diadakan di Masjid Baiturrahman berjalan dengan baik dan lancar, hal ini dapat dilihat dari antusias masyarakat yang mengikuti acara tersebut dan semua pihak yang membantu dan mendukung kelancaran acara arak-arakan ketupat ini meskipun terdapat sedikit kendala namun dapat teratasi. Dengan adanya tradisi arak-arakan ketupat dapat menumbhkan jiwa sosial bagi masyarakat yang saling bergotong royong dan saling membantu. Selain itu program ini dapat digunakan sebagai hiburan untuk memeriahkan Hari Raya Ketupat.

 

B. Rekomendasi

Diharapkan program kerja ini dapat dilanjutkan untuk tahun selanjutnya dan tidak hanya masyarakat Dusun Pinggirsari saja yang melaksanakan tetapi juga seluruh Desa Karangan dapat memeriahkan acara ini.