SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MELESTARIKAN TRADISI SLAMETAN METIK DI DESA BANJARSARI WETAN, KECAAMATAN DAGANGAN, KABUPATEN MADIUN

Firma Tri Aulia

Abstrak


Abstrak: Slametan metik merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat petani sebelum proses panen. Pelaksanaan slametan metik tidak lepas dari masyarakat dalam kegiatannya. Sebelum melaksanakan slametan metik harus menyiapkan berbagai persiapan seperti uborompe berupa takir, wewehan, dan makanan yang akan disajikan pada saat slametan. kendala atau penghambat dari pelaksanaan slametan metik di Desa Banjarsari Wetan yaitu karena faktor biaya. Biaya sangat mempengaruhi, karena hasil dari panen hanya cukup untuk membiayai kehidupan sehari-hari, belum lagi kalau hasil panen tidaak menguntungkan bagi petani, sehingga hanya beberapa orang yang melaksanakan. Selain dari faktor biaya, juga dari faktor keyakinan masyarakat tentang kepercayaan bahwa apabila seseorang yang belum pernah menikahkan anaknya, tidak diperbolehkan untuk melakukan slametan metik. Upaya yang dilakukan agar masyarakat dapat melestarikan slametan metik tentunya tidak lepas dari dukungan pemerintahan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi biaya yang tidak cukup yaitu mengurangi jumlah undangan pada saat pelaksanaan slametan metik, dan upaya untuk mengatasi terhadap kepercayaan masyarakat yang masih kuat tentang larangan melaksanakan slametan metik apabila belum menikah yaitu pemerintah mengadakan sosialisasi terhadap masyarakat tentang pentingnya pelaksanaan slametan metik.

 

Kata Kunci: slametan metik, umborompe, masyarakat, petani,