SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

pelaksanaan nilai gotong royong pada kegiatan himpunan mahasiswa jurusan hukum dan kewarganegaraan tahun 2017

Putri Galuh Sekar

Abstrak


ABSTRAK

Putri, Galuh Sekar. 2019. Pelaksanaan Nilai Gotong Royong pada Kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Tahun 2017. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Suparman A.W, S.H., M.Hum (II) Drs. Margono, M.Pd., M.Si.

 

Kata kunci: Gotong royong, Himpunan Mahasiswa Jurusan, Hukum dan Kewarganegaraan.

Manusia merupakan makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain, artinya pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan atau berinteraksi dengan manusia lain. Manusia dituntut untuk bisa berkomunikasi dan bertingkah laku dengan baik apabila ingin hidup ditengah-tengah manusia lainya. Dengan adanya ketergantungan dengan yang maka akan menciptakan suatu persatuan yang saling membantu. Budaya gotong rotong merupakan suatu kegiatan sosial yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia dari zaman dahulu kala hingga saat ini. Dengan adanya gotong oroyong yang sudah dilaksanakan maka pekerjaan yang sulit akan menjadi mudah. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan seberapa kompaknya anggota HMJ HKn dalam menyukseskan sebuah acara dengan bergotong royong.

Motode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Kualitatif Deskriptif. Subyek dalam penelitian ini yaitu ketua umum dan beberapa anggota dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan tahun 2017. Data yang diperoleh berupa wawancara dan dokumentasi. Data diolah dengan teknik analisis data kualitatif.

Hasil dari penelitian yang sudah dilakukan maka ditemukan ada delapan program kerja yang dilakukan, selama satu tahun dan dibagi menjadi dua kuartal masing masing enam bulan. Nilai gotong  royong yang terkandung dalam program kerja ada lima nilai yaitu kebersamaan, persatuan, tolong menolong, rela berkorban, dan sosialisasi. Pelaksanaannya nilai tersebut sudah tercermin dalam kegiatan dilakukan dan dalam tahap perencanaan kegiatan yang akan dilakukan. Kendala yang dialami dalam pelaksanaan nilai gotong royong oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan yaitu, dari faktor internal yaitu yang disebabkan oleh anggotanya sendiri dan juga faktor eksternal yang disebabkan oleh pihak luar. Solusi dalam penanganan kendala tersebut yaitu adanya evaluasi panitia, teguran, dan juga pembuatan panitia lapangan.

 

Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh hasil yang baik, budaya gotong royong sudah dilakukan meskipun ada beberapa anggota yang kurang peka dan bertanggung jawab atas tugas yang dimiliki. Pelaksanaan gotong royong tersebut sudah jelas terlihat dari suksesnya program kerja yang dilaksanakan. Dari penelitian tersebut disarankan untuk program kerja HKn Berbakti ataupun bakti sosial bisa menanyakan kepada LP2M untuk daerah-daerah terpencil ataupun desa yang membutuhkan bantuan  dan binaan dari orang luar. Karena setiap tahunnya pasti mengadakan KKN untuk mahasiswa di UM, jadi pihak LP2M pasti mempunyai rekapan ataupun pandangan untuk daerah yang cocok digunakan untuk Bakti Sosial agar lebih tepat sasaran dan tidak membuang waktu yang cukup lama dan memberikan evaluasi pada masing masing anggota.