SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Gerakan Literasi Nasional di SMP Negeri 15 Malang

yurika putri andini

Abstrak


RINGKASAN

Abstrak: Membaca merupakan salah satu kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dari dunia pendidikan, karena dengan membaca tidak hanya untuk memperoleh informasi, tetapi berfungsi sebagai alat komunikasi serta memperluas pengetahuan tentang banyak hal mengenai kehidupan manusia. Akan tetapi saat ini, kurangnya minat baca masyarakat indonesia berada pada peringkat 60 dari 61 negara, hal tersebut mencerminkan kurangnya minat baca yang ada di Indonesia. maka dari itu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan kebijakan pada Nomor 23 tahun 2017 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Dalam kebijakan tersebut terdapat Gerakan Literasi Nasional yang bertujuan untuk mengkoordinasikan masyarakat untuk menanamkan budaya membaca sejak dini. SMP 15 Malang merupakan salah satu sekolah menengah pertama yang beberapa siswanya memiliki minat membaca yang kurang, kemudian mengimplementasikan Gerakan Literasi Nasional di sekolahnya.

 

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrument penelitian. Peneliti memilih lokasi penelitian di SMPN 15 Malang yang berlokasi di Jl. Bukit Tidar Blok T/8 Kota Malang. Sumber data dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu sumber data sekunder dan sumber data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan sumber data sekunder yang diperoleh dari hasil observasi dan dokumentasi. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan tiga teknik yaitu meliputi teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data, pengecekan keabsahan data yang digunakan oleh peneliti, yaitu perpanjangan keikutsertaan, dan triangulasi.

 

Hasil penelitian ini antara lain (1) bentuk kegiatan implementasi gerakan literasi nasional di SMPN 15 Malang yaitu literasi baca dan tulis: (tulisan dinding di area sekolah, gerakan literasi sekolah, lomba bulan bahasa), literasi numerasi (mata pelajaran matematika), literasi sains (mata pelajaran ilmu pengetahuan alam) dan literasi budaya dan kewargaan (mata pelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan, mata pelajaran seni budaya, dan memperingati hari sumpah pemuda). (2) pelaksanaan gerakan literasi nasional di SMPN 15 Malang terdiri dari beberapa kegiatan yang pertama yaitu literasi baca tulis meliputi gerakan literasi yang dilakukan setiap jumat pagi mulai pukul 06.45 hingga pukul 07.45 dengan durasi satu jam sebelum pelajaran dimulai, (3) kendala yang dialami dalam implementasi gerakan literasi yaitu kurangnya minat sumber daya manusia masih kurang lebih 80% , kurangnya sarana dan prasarana, kurang fokusnya siswa pada saat literasi, kurang ketelitian dalam pensortiran buku bacaan. (4) upaya untuk mengatasi kendala yang dialami dalam implementasi gerakan literasi nasional yaitu yang pertama menggunakan program bertahap, dengan membiasakan membaca, sumber daya manusia lama-lama akan meningkat, yang kedua kurangnya sarana dan prasarana yaitu dengan menggunakan program bertahap, dengan mendaur ulang fasilitas sekolah yang sudah tidak digunakan lagi dengan memodivikasi agar dapat digunakan, yang ketiga kurang fokusnya siswa dalam literasi dengan menggumpulkan seluruh walikelas, dan memberikan himbauan saat literasi supaya dalam berliterasi siswa dapat diarahkan.

 

Kata kunci: Implementasi, Gerakan Literasi Nasional, Gerakan Literasi Sekolah