SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Nilai-Nilai Pancasila yang Terkandung dalam Kebudayaan Karapan Sapi di Dusun Pakong Desa Durbuk Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan.

Ibnu Ali Mahfud

Abstrak


ABSTRAK

Mahfud, Ibnu Ali. 2017. Nilai-Nilai Pancasila yang Terkandung dalam Kebudayaan Karapan Sapi di Dusun Pakong Desa Durbuk Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sri Untari, M.Si (2) Dr. A. Rosyid Al Atok, M.Pd., MH.

 

Kata Kunci: Nilai Pancasila, Karapan Sapi

 

Pancasila merupakan pandangan dalam hidup bangsa, menjadi Pedoman, dan dambaan bangsa Indonesia yang terealisasi dalam kehidupan. Nilai pancasila diharapkan terwujud dalam sikap, perilaku dan perbuatan bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam Kebudayaan Karapan Sapi agar nilai-nila tersebut berguna dalam kita menjalani kehidupan bermasyarakat.

Penelitian ini dilakukan dengan tujun untuk memberi penjelasan mengenai Nilai-nilai Pancasila yang Terkandung dalam Kebudayaan Karapan Sapi di Dusun Pakong Desa Durbuk Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan Madura yang meliputi (1) Sejarah Karapan Sapi (2) Pelaksanaan Karapan Sapi (3) Nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam kebudayaan Karapan Sapi.

Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatatif. Lokasi penelitian ini di Dusun Pakong Desa Durbuk Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Didalam mencari data dari informan yang terdiri dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala desa Durbuk, Budayawan, Pemilik sapi dan Panitia pelaksana. Pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Disebut, (1) Karapan Sapi, bermula dari masa kerjaan mataram yang mengutus pangeran katandur yang merupakan salah satu tokoh di bidang pertanian dan juga merupakan seorang kyai yang meyebarkan ajaran agama Islam. Pada saat itu beliu di utus untuk menyebarkan ajaran agama islam melalui bidang pertanian. (2) Dalam perlombaan karapan sapi, lomba karapan sapi ini diikuti 24 pasang sapi, yang nantinya akan diambil 6 pasang sapi, 3 dari juara menang dan 3 dari juara kalah. Selanjutnya ke 6 sapi tersebut akan di lombakan lagi di tingkat kabupaten, dengan sapi-sapi yang menang dari 3 kecamatan lain, kemudian 6 pasang sapi yang menang akan bertanding lagi di tingkat Madura, yang diikuti 4 Kabupaten di Pulau Madura, yaitu, Kabupaten Bangkalan, Kabupatn Sampang, Kabupaten Pamekasan Dan Kabupaten Sumenep, yang biasa disebut karapan sapi Gubeng. (3) Nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam Kebudayaan Karapan Sapi, yaitu a) Sila pertama, adanya rasa syukur dan pantang menyerah/kerja keras, sportivitas dan nilai ketertiban. b) Sila ke dua adanya perlakuan khusu terhadap sapi karapan. c) Sila ke tiga berupa kerja sama/gotong royong dan silaturrahmi d) Sila ke empat berupa musyawarah dan nilai kesejahteraan kepada peternak sapi ras Madura. e) Sila ke lima berupa pemberian hadiah yang adil dan juga semua masyarakat bisa menyaksikan perlombaan karapan sapi.

Berdasarkan hasil penelitian di atas saran yang dapat diberikan peneliti adalah: (1) bagi masyarakat Pamekasan Madura dengan adanya karapan sapi ini, diharapkan mampu menjaga dan mengembangkan kebudayaan karapan sapi ini. Serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan, (2) bagi Pemuda Pamekasan Madura, diharapkan lebih menampilkan karapan sapi yang jauh dari kekerasan sehingga mampu menarik minat wisatawan. (3) bagi para penikmat Karapan Sapi diharapkan juga mampu mempraktekkan nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam kebudayaa Karapan Sapi.