SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peranan Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Kelompok Tani Sido Makmur Di Desa Cepoko Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo

Nurcholis Dedy Priantoro

Abstrak


ABSTRAK

 

Priantoro, Nurcholis Dedy. 2017. Peranan Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Kelompok Tani Sido Makmur Di Desa Cepoko Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo. Skripsi Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Program Studi Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial. Pembimbing: (I) Dr. Sri Untari, , M.Si.(II) Drs. Suparman Adi Winoto, , S.H., M.Hum.

 

Kata Kunci: Peranan, Pemerintah Desa, Pemberdayaan, Kelompok Tani

Pemberdayaan kelompok tani merupakan hal yang penting jika menginginkan adanya kemajuan di sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Pemberdayaan kelompok tani ini juga mempengaruhi kemajuan desa yang sebagian besar masyarakatnya bermatapencaharian dari bertani. Kemajuan desa berhubungan erat dengan adanya pembangunan di desa yang melibatkan pemerintah desa sebagai pemeran utama yang menjadi penanggung jawab serta fasilitator agar desa terus berkembang dan beranjak maju sehingga masyarakatnya menjadi sejahtera. Oleh karena itu pemerintah desa memiliki kewajiban untuk memberdayaakan sebuah kelompok yang terdapat dalam masyarakat salah satunya adalah dengan memberdayaakan kelompok tani dengan tujuan supaya masyarakatnya yang berprofesi sebagai petani menjadi sejahtera. Begitu pula dengan Desa Cepoko sendiri, sebagian besar masyarakat Desa Cepoko berprofesi sebagai petani yang kemudian para petani tersebut membentuk sebuah kelompok tani yang bernama Kelompok Tani Sido Makmur. Berdasarkan hal itu maka diperlukan peranan Pemerintah Desa Cepoko dalam memberdayakan Kelompok Tani Sido Makmur dengan tujuan agar petani yang tergabung dalam kelompok tani tersebut menjadi sejahtera. Pemerintah Desa Cepoko dalam melakukan pemberdayaan terhadap kelompok tani sido makmur memiliki peranan sebagai penyandang dana, motivator, fasilitator, dan monitor.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui (1) program-program yang dilakukan oleh kelompok tani Sido Makmur di Desa Cepoko, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, (2) peranan Pemerintah Desa dalam pemberdayaan kelompok tani Sido Makmur di Desa Cepoko, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, (3) kendala yang dihadapi oleh pemerintah desa dalam melaksanakan pemberdayaan terhadap kelompok tani kelompok tani Sido Makmur di Desa Cepoko, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, dan (4) cara mengatasi kendala yang dihadapi oleh pemerintah desa dalam melaksanakan pemberdayaan terhadap kelompok tani kelompok tani Sido Makmur di Desa Cepoko, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititaf dengan jenis penelitian studi kasus, dengan metode ini peneliti berusaha untuk mengumpulkan informasi dan data sebanyak-banyaknya serta mendalam yang terkait dengan peranan pemerintah desa dalam pemberdayaan kelompok tani sido makmur di Desa Cepoko Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi dilapangan, wawancara terhadap informan dan dokumentasi dilapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah perjodohan pola seperti yang diungkapkan oleh Robert K. Yin. Untuk menjamin keabsahan data yang diperoleh, peneliti melakukan pegecekan data dengan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu.

Adapun hasil penelitian adalah (1) Program-program yang dilaksakan oleh kelompok tani sido makmur meliputi program budidaya, program peternakan, program industri kecil, dan program SDM. (2) Peranan Pemerintah Desa Cepoko dalam pemberdayaan kelompok tani sido makmur ini adalah dengan menjadi penyandang dana yaitu memberikan bantuan dana dan bantuan lainnya, menjadi motivator yaitu dengan mengundang ahli pertanian dari kota untuk melakukan penyuluhan terhadap kelompok tani sido makmur, menjadi fasilitator dengan membangun kios desa, dan terakhir menjadi monitor yang mengawasi kelompok tani sido makmur ini. (3) Kendala yang dihadapi Pemerintah Desa Cepoko dalam pemberdayaan kelompok tani sido makmur ini adalah akses jalan menuju Desa Cepoko yang terlampau sulit dan kurangnya komunikasi antara pemerintah desa dengan kelompok tani sido makmur. (4) untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam melaksanakan pemberdayaan kelompok tani sido makmur ini, Pemerintah Desa Cepoko menerapkan cara yaitu menyuruh semua Dusun yang ada di Desa Cepoko secara bergantian setiap hari minggu pagi untuk melakukan perbaikan jalan secara gotongroyong dan Pemerintah Desa Cepoko mendatangi terlebih dahulu kelompok tani sido makmur baik dalam kumpulan rutin kelompok tani maupun pada saat senggang dan santai.

 

Saran yang diberikan peneliti setelah melakukan penelitian adalah (1) Kepada kelompok tani sido makmur agar program-program yang dilaksakan ditambah dengan program dibidang pertanian jahe, jagung dan cengkeh. (2) Kepeda Pemerintah Desa Cepoko dan kelompok tani sido makmur agar melakukan rapat rutin minimal setiap satu bulan sekali untuk meningkatkan komunikasi antara kedua belah pihak.