SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Partisipasi Politik Mahasiswa Pendatang Jurusan HKn FIS UM dalam Menggunakan Hak Pilih pada Pilkada Jawa Timur 2015

Achmad Choirul Rozikhin

Abstrak


ABSTRAK

 

Rozikhin, Achmad C. 2017. Partisipasi Politik Mahasiswa Pendatang Jurusan HKn FIS UM dalam Menggunakan Hak Pilih pada Pilkada Jawa Timur 2015. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suparlan Al Hakim, M.Pd., (II) Drs. Margono, M.Pd., M.Si.

 

Kata Kunci : Hak Pilih, Mahasiswa Pendatang, Pilkada, Jawa Timur 2015

Partisipasi politik merupakan aspek penting dalam sebuah tatanan negara demokrasi, sekaligus merupakan ciri khas adanya modernisasi politik. Ketika membahas tentang demokrasi dan partisipasi politik, maka tidak akan terlepas dari pemilihan umum. Pemilihan umum yang dilakukan secara langsung oleh rakyat salah satunya adalah Pemilihan Kepala Daerah. Semua elemen masyarakat menyambut baik berlakunya Pemilihan Kepala Daerah secara langsung oleh rakyat di Indonesia tidak terkecuali golongan mahasiswa. Mahasiswa merupakan salah satu komponen penting untuk membangun sistem demokrasi dalam kehidupan politik di Indonesia. Peran politik mahasiswa sangat diharapkan, dimana dalam dinamika politik negara, kekuatan mahasiswa terletak pada independensinya dan daya kritisnya.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendiskripsikan tiga hal, yaitu (1) penggunaan hak pilih mahasiswa pendatang jurusan HKn FIS UM pada pilkada Jawa Timur 2015, (2) faktor yang mendukung penggunaan hak pilih mahasiswa pendatang UM pada pilkada Jawa Timur 2015, dan (3) faktor yang menyebabkan mahasiswa pendatang UM tidak menggunakan hak pilih pada pilkada Jawa Timur 2015.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus yang bersifat deskriptif. Sumber data pada penelitian adalah mahasiswa pendatang UM jurusan Hukum dan Kewarganegaraan angkatan tahun 2013. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumen. Kegiatan analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data sampai kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik pengecekan keabsahan data yaitu ketekunan pengamat.

Hasil analisis dalam penelitian ini menghasilkan tiga simpulan. Pertama, mahasiswa pendatang UM tidak menggunakan hak pilih berjumlah 58% karena alasan teknis, dan 42% mahasiswa pendatang UM menggunakan hak pilih dengan cara pulang ke daerah asal. Kedua, faktor pendukung penggunaan hak pilih mahasiswa pendatang UM dalam menggunakan hak pilih yaitu faktor intern, faktor pemimpin, faktor media, dan faktor pendidikan. Ketiga, faktor penyebab mahasiswa pendatang UM tidak menggunakan hak pilih yaitu faktor teknis, faktor perkuliahan, dan faktor money politic.

 

Saran penelitian yaitu diharapkan KPU meningkatkan pengembangan fasilitas untuk meningkatkan penggunaan hak pilih pada pemilihan umum khususnya mahasiswa agar hasil pemilihan umum di Indonesia sesuai dengan cita-cita demokrasi bangsa. Selain itu, mahasiswa juga harus meningkatkan partisipasi politiknya dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan politik di Indonesia.