SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peranan Polisi Lalu Lintas Resort Kota (Polresta) Malang Dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum Berlalu Lintas Bagi engemudi Sepeda Motor

VICKY TRI DYANSYAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Dyansyah, Vicky Tri. 2017. Peranan Polisi Lalu Lintas Resort Kota (Polresta) Malang Dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum Berlalu Lintas Bagi engemudi Sepeda Motor. Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Mohamad Yudhi, S.H., M.Hum. (II) Dr. Didik Sukriono, S.H., M.Hum

 

Kata Kunci : Polisi, Lalu Lintas, Kesadaran Hukum, pengemudi Sepeda Motor

Sebagian besar masyarakat Kota Malang menggunakan sepeda motor dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti bekerja, belanja, sekolah, kuliah dan lain sebagainya. Namun keberadaan sepeda motor sering kali mengundang bahaya akibat tidak disiplinnya dari pengemudi sepeda motor itu sendiri. Sebagaimana sering ditemui banyak pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh para pengemudi sepeda motor. Perilaku pengemudi sepeda motor sering kali tidak mematuhi peraturan lalu lintas seperti tidak memakai helm, melawan arus, main HP saat mengendarai sepeda motor, motor lewat trotoar, tidak menyalakan lampu utama disaat siang hari, melanggar lampu lalu lintas, melanggar rambu lalu lintas, dan lain sebagainya, hal ini dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Dalam melakukan penelitian, peneliti menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif ditujukan untuk memahami fenomena-fenomena sosial dari sudut atau perspektif partisipan. Partisipan adalah orang-orang yang diajak berwawancara, di oberservasi, diminta memberikan data, pendapat, pemikiran, dan persepsinya. Penelitian kualitatif juga diarahkan  lebih dari sekedar memahami fenomena tetapi juga mengambangkan teori, serta permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini dinamis sehingga tidak memungkinkan bagi peneliti untuk menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan instrumen-instrumen formal, standar, bersifat mengukur, dan mengambil jarak antara peneliti dengan objek yang diteliti. Metode kualitatif juga dapat menekankan sifat alamiah dari fenomena-fenomena yang terjadi dari penelitian yang dilakukan peneliti.

Temuan penelitian dalam penelitian ini menghasilkan empat pembahasan. Hasil pertama yaitu persepsi Polisi Lalu Lintas terhadap pengemudi sepeda motor bahwa pengemudi sepeda motor sering melakukan pelanggaran berupa melintas di fly over, melintas di trotoar, melanggar marka jalan berupa zebra cross, tidak menggunakan helm dan melanggar Traffic light. Hasil yang kedua yaitu upaya yang dilakukan polisi lalu lintas berupa operasi simpatik dengan harapan masyarakat sadar akan keselamatan jiwa mereka dan juga orang lain. Hasil yang ketiga yaitu hambatan polisi lalu lintas dalam meningkatkan kesadaran hukum berlalu lintas berupa kebiasaan desa yang dibawa ke kota dan juga disebabkan oleh faktor pendidikan, faktor kepribadian, faktor usia, faktor lingkungan dan faktor hukuman. Hasil temuan keempat yaitu upaya yang dilakukan polisi lalu lintas untuk mengatasi hambatan ada tiga yaitu pre-emtif, preventif dan represif..

 

Sarannya yaitu Seharusnya pengemudi sepeda motor sadar akan keselamatan jiwa mereka, bukan takut kepada petugas kepolisian yang ada di lapangan dan juga bagi Satlantas Polres Malang Kota diharapkan memberikan penyuluhan kepada para mahasiswa baru melalui ospek kampus, ospek fakultas maupun ospek jurusan, sehingga para pendatang baru bisa memahami peraturan lalu lintas yang ada.