SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Dalam Ekstrakurikuler Pecinta Alam Kresnapala di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto

Pingky Sandra Novianita

Abstrak


ABSTRAK

 

Novianita, Pingky Sandra 2017. Penananman Nilai-Nilai Pancasila dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Pecinta Alam Kresnapala di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegraan, Fakultas Ilmu Sosial, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Margono, M.Pd, M.Si. (II) Drs. Ketut Diara Astawa, SH, MH.

 

Kata Kunci: Penanaman, Nilai-nilai Pancasila, Pecinta Alam.

Pecinta alam adalah sebuah kegiatan orang-orang yang mencintai alam beserta segala isinya dan yang mencintai petualangan alam bebas. Dalam pelaksanaanya pecinta alam memiliki tujuan yang sangat baik yaitu membantu dan ikut serta dalam usaha pelestarian alam, dimana Negara Indonesia dikenal sebagai Negara yang kaya akan potensi alamnya baik dari segi ekonomi maupun pariwisata dan menghasilkan sumber daya manusia yang menguasai kemampuan dalam bidang teoritis dan praktis, sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan pecinta alam di dunia pendidikan memberi banyak manfaat bagi para anggotanya salah satunya adalah menanamkan nilai-nilai Pancasila. Eksrakurikuler dapat diartikan sebagai kegiatan pendidikan yang dilaksanakan di luar jam sekolah dan merupakan kegiatan non-pelajaran formal.

Penelitianbertujuan mendeskripsikan rancangan penanaman nilai-nilai Pancasila dalam program kegiatan ekstrakurikuler pecinta alam Kresnapala di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto, pelaksanaan penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan ekstrakurikuler pecinta alam Kresnapala di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto, hasil penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan ekstrakurikuler pecinta alam Kresnapala di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto, kendala yang dihadapi dalam penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan ekstrakurikuler pecinta alam Kresnapala di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto dan upaya yang dilakukan dalam menghadapi kendala penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan ekstrakurikuler pecinta alam Kresnapala di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Peneliti bertindak sebagai pengumpul data dan observer dalam mengumpulkan data-data di lapangan yaitu di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto. Prosedur pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data menggunakan reduksi data, menyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) Rancangan penanaman nilai-nilai Pancasila dalam program kegiatan ekstrakurikuler Pecinta Alam Kresnapala di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto terbagi dalam lima rancangan besar sesuai dengan  nilai-nilai Pancasila yakni rancangan penanaman nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, rancangan penanaman nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, rancangan penanaman nilai Persatuan Indonesia, rancangan penanaman nilai Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawarakatan Perwakilan dan rancangan penanaman nilai Keadilan Sosial Bagi Seluruh Indonesia. (2) Pelaksanaan penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan ekstrakurikuler pecinta alam Kresnapala di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto terbagi dalam lima kegiatan dilaksanakan setiap Jum’at sore pukul 14.00-17.00 WIB diawali dengan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan akhir (Penutup). (3) Hasil penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan ektrakurikuler pecinta alam Kresnapala cukup berdampak baik dalam kehidupan berkelanjutan dari setiap anggota pecinta alam Kresnapala. Hasil tersebut meliputi perilaku religius, perilaku kemanusiaan, perilaku kabangsaan, perilaku kerakyatan dan perilaku adil. (4) Kendala yang dihadapi dalam penanaman nilai-nilai Pancasila dalam ekstrakurikuler pecinta alam Kresnapala di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto terbagi dalam tiga faktor yakni dari dalam diri sendiri, perizinan maupun faktor cuaca dan kondisi lingkungan. (5) Upaya yang dilakukan dalam menghadapi kendala penanaman nilai-nilai Pancasila dalam ekstrakurikuler pecinta alam Kresnapala di SMA Negeri 1 Kota Mojokertoadalah jika anggota malas untuk mengikuti kegiatan Kresnapala pelatih dan penguruslah yang mempunyai peran paling besar dalam mengatasi hambatan tersebut dengan memberikan motivasi yang membangun, untuk perizinan bila ada anggota Kresnapala yang tidak diizinkan mengikuti kegiatan, pelatih dan pengurus akan melakukan pendekatan kepada orang tua bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anggota Kresnapala dan yang terakhir bilamana terkendala cuaca, pengurus akan segera mengambil keputusan jadwal pengganti dari kegiatan yang batal karena cuaca buruk dengan cepat dan tidak jauh dari hari sebelumnya.

 

Saran untuk SMA Negeri 1 Kota Mojokerto seyogyanya melengkapi sarana dan prasarana khususnya untuk kegiatan ekstrakurikuler. Ini dilakukan untuk memberi kebebasan para siswa untuk dapat mengeksplor bakat dan minat masing-masing siswa.