SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tindakan Kekerasan Suporter Sepakbola (Studi Kasus Suporter Arema Di Kota Malang)

muhammad hamzah ratno putra

Abstrak


ABSTRAK

Hamzah,Muhammad. 2016. Tindakan Kekerasan Suporter Sepakbola (Studi Kasus Kekerasan Suporter di Kota Malang). Skripsi, Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Suparlan Al Hakim, M. Si. (2) Drs. Petir Pudjantoro, M. Si.

Kata Kunci: Kekerasan Suporter, Fanatisme, Upaya represif dan upaya preventif

Indonesia merupakan Negara besar yang memiliki keanekaragaman budaya di setiap daerahnya, tidak terkecuali pula denga olahraga sepakbola. Jawa timur menjadi provinsi penyumbang terbanyak klub yang berlaga di kompetisi sepakbola dalam negeri. Kota Malang termasuk salah satu kota besar di wilayah Jatim yang mempunyai klub bernama Arema. Aremania adalah suporter fanatik milik Arema yang senantiasa mendukung Arema saat bertanding. Namun kehadiran suporter disertai dengan fanatisme yang tinggi tidak selamanya berakhir baik. Fanatisme yang tinggi akhirnya akan menimbulkan persaingan antar suporter yang dapat menimbulkan aksi kekerasan antar suporter. Kekerasan ini tidak hanya menyebabkan korban jiwa tetapi juga menimbulkan kekacauan di masyarakat. Maka dari itu diperlukan solusi untuk menyelesaikan kekerasan suporter agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Apakah kasus kekerasan suporter yang terjadi di Kota Malang? (2) Apakah faktor penyebab terjadinya kekerasan yang dilakukan oleh suporter sepakbola di Kota Malang? (3) Bagaimana langkah-langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan kekerasan suporter di wilayah Kota Malang?

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Kehadiran peneliti bertindak sebagai pengumpul data. Lokasi penelitian terletak di Polres Malang, PSSI Kota Malang dan PT. Arema Indonesia. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Untuk menjaga keabsahan temuan digunakan triangulasi (metode, sumber dan waktu), dan kecukupan referensial.

Berdasarkan analisis data tersebut, diperoleh dua kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, faktor terjadinya aksi kekerasan suporter adalah faktor fanatisme, faktor panpel dalam mengakomodasi keamanan, faktor keputusan wasit, faktor perilaku pemain saat bertanding, faktor kondisi sosial dan ekonomi dan faktor fasilitas stadion. Kedua, langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalah tersebut ada dua yaitu upaya represif dan upaya preventif. Upaya represif yang dilakukan secara garis besar adalah menerapkan sanksi hukuman sesuai dengan pedoman masing-masing sesuai dengan golongan pelanggaran yang dilakukan oleh suporter, Upaya preventif yang dilakukan secara garis besar adalah melakukan sosialisasi untuk meminimalisir aksi kekerasan di dalam maupun di luar stadion.

 

Disarankan penelitian selanjutnya untuk mengkaji tentang kondisi sosial dan ekonomi suporter di Kota Malang terkait tentang kekerasan suporter di Kota Malang.