SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

The Implementation Of The Local Program Tentara Genie Pelajar (TGP) To Student In Smp Negeri 2 Sumberpucung Malang

Rosita Ari Fani

Abstrak


ABSTRAK

Seiring dengan diberlakukannya PERMENDIKBUD No.79 Tahun 2014 Tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013, maka setiap Sekolah memberikan pembelajaran muatan lokal dengan tujuan membekali peserta didik dengan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diperlukan untuk mengenal dan mencintai lingkungan alam, sosial, budaya, dan spiritual di daerahnya, melestarikan dan mengembangkan keunggulan  dan  kearifan  daerah yang berguna bagi diri dan lingkungannya dalam  rangka  menunjang pembangunan nasional.Oleh karena itu SMP Negeri 2 Sumberpucung memberikan pembelajaran muatan lokal yang sesuai dengan kearifan daerah yaitu pembelajaran muatan lokal Tentara Genie Pelajar.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: (1) Menjelaskan gambaran umum SMP Negeri 2 Sumberpucung, (2) Menjelaskan latar belakang terbentuknya program pembelajaran muatan lokal Tentara Genie Pelajar (TGP) di SMP Negeri 2 Sumberpucung, (3) Menjelaskan pelaksanaan program pembelajaran muatan lokal Tentara Genie Pelajar (TGP) di SMP Negeri 2 Sumberpucung, (4) Menjelaskan faktor yang mendukung pelaksanaan program pembelajaran muatan lokal Tentara Genie Pelajar (TGP) di SMP Negeri 2 Sumberpucung (5) Menjelaskan faktor yang menghambat pelaksanaan program muatan lokal Tentara Genie Pelajar (TGP) di SMP Negeri 2 Sumberpucung, (6) Menjelaskan upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk mengatasi hambatan pelaksanaan program muatan lokal Tentara Genie Pelajar (TGP) di SMP Negeri 2 Sumberpucung.

Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pada penelitian deskriptif ini, peneliti berusaha untuk menjelaskan bagaimana pelaksanaan pembelajaran muatan lokal Tentara Genie Pelajar (TGP). Informan dalam penelitian ini adalah anggota Ex TGP, guru muatan lokal Tentara Genie Pelajar (TGP) dan beberapa sumber dan instansi terkait muatan lokal Tentara Genie Pelajar (TGP). Teknik analisis data yang digunakan dalam peneliti ini adalah analisis data model Miles dan Huberman  dengan menggunakan kata-kata yang disusun dalam teks yang diperluas atau dideskripsikan. Teknik analisis data terdiri dari tiga proses, yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan

Dari hasil temuan penelitian dikemukakan: Pembelajaran muatan lokal Tentara Genie Pelajar (TGP) ditetapkan sejak Tahun 2006 oleh Kepala Sekolah yang pada saat itu menjabat yaitu Bapak Suhari bersama anggota Ex TGP. Diadakannya program muatan lokal di SMP Negeri 2 Sumberpucung dilatar belakangi karena mulai lunturnya semangat dan nilai nasionalisme pada generasi muda saat ini, untuk itu perlunya mewujudkan semangat tersebut Ex TGP telah meninggalkan beberapa bangunan sekolah dimana mereka pernah melakukan perjuangan pada masa perang kemerdekaan. Pembelajaran muatan lokal Tentara Genie Pelajar bertujuan mewarisi nilai-nilai luhur serta semangat juang dan rela berkorban, tangguh, tanggap, terampil kepada remaja pelajar/mahasiswa khususnya dan generasi muda umumnya, sebagai bekal landasan dalam ikut serta meneruskan perjuangan bangsa.

Implementasi pembelajaran muatan lokal Tentara Genie Pelajar (TGP) di SMP Negeri 2 Sumberpucung Kabupaten Malang masih ada beberapa faktor penghambat yaitu kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pengajar pembelajaran muatal lokal Tentara Genie Pelajar. Dikarenakan tidak ada lulusun khusus, prodi dan jurusan muatan lokal Tentara Genie Pelajar. Dengan adanya penghambat tersebut pihak SMP Negeri 2 Sumberpucung mengupayakan menambah jam mengajar untuk guru yang mempunyai jam kosong untuk membantu mengajar muatan lokal Tentara Genie Pelajar (TGP). Mengingat peraturan syarat sertifikasi guru diharuskan mengajar 24 jam setiap minggunya.

Berdasarkan data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa diadakannya muatan lokal Tentara Genie pelajar di SMP Negeri 2 Sumberpucung bertujuan mewarisi nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme dari anggota Ex TGP yang telah menyumbangkan gedung SMP Negeri 2 Sumberpucung dan memberikan teladan bahwa tugas sebagai pelajar tidak hanya belajar saja namun dapat membela dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.