SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

. Penerapan Penilaian Aspek Sikap Pada Pembelajaran PPKn Kurikulum 2013 Oleh Guru PPKn Di SMKNegeri 7 Malang

TRISSIA RUMANA KUSUMA

Abstrak


ABSTRAK

 

Kusuma, Trissia Rumana. 2016. Penerapan Penilaian Aspek Sikap Pada Pembelajaran PPKn Kurikulum 2013 Oleh Guru PPKn Di SMKNegeri 7 Malang. Skripsi, Program StudiPendidikan Pancasila danKewarganegaraanJurusanHukumdanKewarganegaraan, FakultasIlmuSosial, UniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I) Dr. Nur Wahyu Rochmadi, MPd., M.Si (II) Dr. Nuruddin Hady, SH., MH.

Kata Kunci :penilaian aspek sikap, pembelajaran PPKn, Kurikulum 2013, SMK Negeri 7 Malang.

Padasistempenilaiankurikulum 2013, pendidikdituntutuntukmerancangdanmelaksanakanpembelajaran yang melibatkan salah satunya aspek sikap, sebab Kurikulum 2013 ini merupakan penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya yang memiliki ciri kuat dalam pembentukan karakter siswa. Penerapan penilaian aspek sikap pada kurikulum 2013 ini sangat sesuai diterapkan di Indonesia dengan melihat degadrasi moral yang melanda bangsa. Disamping arus globalisasi yang menjadi penyebab utama, faktor di dalam diri juga perlu diperhatikan. Berkaitan dengan hal tersebut, kurikulum 2013 mencoba menyelaraskan keduanya, agar siswa lebih berkarakter.Penilaianaspeksikapinimencakupsikap spiritual dan sikap sosial.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untukinstrumen penilaian aspek sikap pada pembelajaran PPKn di SMKN Negeri 7 Malang, proses pelaksanaan penilaian aspek sikap pada pembelajaran PPKn di SMK Negeri 7 Malang, pengolahan hasil penilaian aspek sikap pada pembelajaran PPKn di SMK Negeri 7 Malang, pelaporan hasil penilaian aspek sikap pada pembelajaran PPKn di SMK Negeri 7 Malang, kendala dan pendukung dalam pelaksanaan penilaian aspek sikap pada pembelajaran PPKn di SMK Negeri 7 Malang, upaya mengatasi kendala dalam pelaksanaan penilaian aspek sikap pada pembelajaran PPKn di SMK Negeri 7 Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif, Data penelitian yang berupa paparan pembahasaan dalam bentuk kata-kata dan tindakan, sumber tertulis, foto, dan fenomena/peristiwa yang diperoleh di lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumen. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia, yaitu peneliti sendiri. Kegiatan analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data dampai kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan uji kredibilitas dengan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekukan dalam peneltian, dan tringulasi.Temuan penelitian dalam penelitian ini menghasilkan enam pembahasan. Hasil yang pertama yaitu instrumen yang digunakan oleh guru  dalam pelaksanaan penilaian aspek sikap meliputi lembar observasi, penilaian diri, dan jurnal harian kelas yang dilakukan oleh guru. Hasil yang kedua yaitu proses penilaian aspek sikap  yang dilakukan oleh guru meliputi (1) guru mengamati perilaku peserta didik pada saat kegiatan pembelajaran di dalam kelas, (2) guru mencatat perilaku peserta didik di lembar kegiatan observasi siswa dan jurnal catatan guru, (3) guru dapat menindaklanjuti dari hasil pengamatan tersebut. Hasil yang ketiga yaitu pengolahanpenilaian aspek sikap dilakukan denganmemperhatikan aspek sikap tersebut berdasarkan ketetapan KKM kelas, untuk kelas X KKM 75, kelas XI KKM 76, dan kelas XII KKM 77. Hasil yang keempat yaitu pada pelaporanhasilpenilaian aspek sikap oleh guru PPKn di SMK Negeri 7 Malang dilakukan untuk kegiatan menginformasikan hasil pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil yang kelima yaitu kendala yang biasanya dihadapi oleh seorang guru ketika melakukan pelaksaanaan penilaian aspek sikap pada pembelajaran di dalam kelas meliputi, (1) ketika seorang siswa susah untuk diajak berinteraksi terhadap lingkungan sekitarnya, (2) menjadi diri yang tertutup, dan (3) kurang merespon pada materi yang diberikan oleh guru dan juga tugas. Hasil yang keenam yaitu upaya cara mengatasinya yang dilakukan oleh seorang guru PPKn di SMK Negeri 7 Malang, diantaranya(1) memotivasi siswa untuk melibatkan diri mereka kedalam KBM dan kegiatan lainnya,(2) memberikan kesempatan pada siswa tersebut untuk melibatkan diri secara aktif, (3) melakukan pendekatan terhadap siswa yang masih susah berinteraksi terhadap satu sama lainnya.Diharapkan para pendidik dapat melaksanakan penilaian dan menyusun laporan pencapaian kompetensi peserta didik khususnya pada aspek sikap demi meningkatkan efektivitas pembelajaran dan penilaian, sehingga upaya peningkatan mutu pendidikan yang berkeadilan akan dapat dicapai.