SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pelaksanaan Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) di SMKN 1 Kalipuro Banyuwangi

wiendi kusuma negara

Abstrak


ABSTRAK

 

Wiendi Kusuma Negara. 2016. Pelaksanaan Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) di SMKN 1 Kalipuro Banyuwangi. Skripsi Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial. Pembimbing: (1) Dra. Arbaiyah Prantiasih, M.Si (II) Dr. Sutoyo, S.H, M.Hum.

Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Kegiatan PASKIBRA, Taruna/i SMKN 1 Kalipuro Banyuwangi

Sekolah sebagai wahana bagi peserta didik untuk menuntut ilmu juga memiliki peran besar dalam pengembangan karakter peserta didik. Menurut Undang – Undang RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 3 menyebutkan, jenis dari pendidikan menengah salah satunya adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sekolah Menengah Kejuruan merupakan tempat untuk peserta didik menempuh ilmu dan keterampilan. SMK Negeri 1 Kalipuro Banyuwangi merupakan salah satu sekolah pelayaran niaga yang ada di Banyuwangi, sekolah bertujuan agar taruna yang dihasilkan oleh sekolah ini mampu menjadi pelaut yang handal. Maka dari itu di SMK Negeri 1 Banyuwangi Kalipuro ada 2 program keahlian yaitu NKN (Nautika Kapal Niaga) dan TKN (Teknika Kapal Niaga). Pendidikan di sekolah ini terbilang ketat karena sekolah ini merupakan sekolah berbasis pendidikan militer yang rata – rata guru mata pelajaran produktifnya berasal dari perwira Angkatan Laut dan Awak Kapal. kegiatan PASKIBRA di SMK Negeri 1 Kalipuro Banyuwangi menjadi kegiatan wajib untuk semua peserta didik dan dilaksanakan selama satu minggu sekali dengan dilatih langsung oleh Komandan Angkatan Laut. Dengan dijadikannya kegiatan PASKIBRA menjadi kegiatan wajib, sekolah berharap agar peserta didik yang nantinya jika dia sudah lulus akan menjadi pelaut yang handal bisa mempunyai karakter yang disiplin, kerja keras, tanggung jawab, cinta tanah air dan semangat kebangsaan.

Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter di SMK Negeri 1 Kalipuro Banyuwangi (2) Untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan PASKIBRA di SMK Negeri 1 Kalipuro Banyuwangi (3) Untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter di SMK Negeri 1 Kalipuro melalui kegiatan PASKIBRA Banyuwangi. (4) Untuk mengetahui kendala dan upaya yang dilakukan sekolah dalam penerapan pendidikan karakter melalui kegiatan PASKIBRA di SMK Negeri 1 Kalipuro Banyuwangi.

Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Kalipuro Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendeketan kualitatif yang bersifat deskriptif. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pelaksanaan pendidikan karakter di SMKN 1 Kalipuro Banyuwangi adalah : (a.) Melalui budaya sekolah, misalnya budaya tegur sapa, sholat dhuhur berjama’ah (b.) Semua komponen sekolah baik kepala sekolah, guru, peserta didik, staff tata usaha, petugas kebersihan, dan penjaga kantin wajib melaksanakan pendidikan karakter, (c.) Nilai karakter yang dikembangkan di SMKN 1 Kalipuro adalah religius, tanggung jawab, disiplin, cinta tanah air dan berjiwa nasionalisme. (2) Pelaksanaan kegiatan PASKIBRA di SMKN 1 Kalipuro terdiri dari kegiatan rutin, kegiatan wajib dan kegiatan penunjang. (3) Pelaksanaan pendidikan karakter melalui kegiatan PASKIBRA di SMKN 1 Kalipuro Banyuwangi yaitu melalui kegiatan rutin yang terdiri dari kegiatan apel pagi dan apel siang, jaga Bendera, dan upacara bendera setiap hari Senin. Melalui kegiatan ini tercerminlah karkater disiplin, tanggung jawab dan berjiwa nasionalisme. Kegiatan wajib yang terdiri dari MADABINTAL (Masa Dasar Pembinaan Fisik dan Mental) dan kegiatan Samapta, melalui kegiatan ini tercermin karakter disiplin, kerja keras, tanggung jawab, komunikatif dan berjiwa nasionalisme. Kegiatan penunjang yang teridir dari pelaksanaan wawasan kebangsaan, pelaksanaan tata upacara bendera, pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), peringatan HUT RI, upacara peringatan hari sumpah pemuda dan hari pahlawan. Melalui kegiatan penunjang ini terbentuklah karakter disiplin, bertanggung jawab, cinta tanah air dan berjiwa nasionalisme. (4) masalah yang dihadapi oleh pelatih PASKIBRA adalah sering kali taruna/i telat jika disuruh berkumpul di lapangan, solusinya adalah memberi sanksi kepada mereka yang terlambat. Masalah yang dihadapi oleh taruna/i adalah kegiatan PASKIBRA dilakukan pada jam pelajaran sering kali mereka merasa lelah sesudah latihan PASKIBRA dan ketika jam pembelajaran sering mengantuk di kelas, solusinya adalah mereka meminta tambahan jam untuk digunakan istirahat.