SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pelaksanaan Ekstrakurikuler Tari Tradisional Remo Bolet Sebagai Upaya Meningkatkan Sikap Nasionalisme Siswa di SMA Negeri 1 Mojosari Kabupaten Mojokerto

FELANA RIZKITA SHINTAWATI

Abstrak


ABSTRAK

 

Shintawati, Felana, Rizkita. 2012. Pelaksanaan Ekstrakurikuler Tari Tradisional Remo Bolet Sebagai Upaya Meningkatkan Sikap Nasionalisme Siswa di SMA Negeri 1 Mojosari Kabupaten Mojokerto. Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suparlan Al Hakim M.Si, (II) Siti Awaliyah, S. Pd., M. Hum.

 

Kata Kunci: Ekstrakurikuler, Tari Remo Bolet, Sikap Nasionalisme.

Indonesia mempunyai beraneka ragam budaya antara lain meliputi lagu daerah, alat musik tradisional, dan tarian daerah. Namun, sayangnya budaya yang semestinya menjadi warisan untuk anak bangsa, malah kurang diminati, mulai dari kalangan anak kecil sampai kalangan tua. Oleh karena itu, sebagai warga negara yang baik, harus bisa mencintai dan melestarikan budaya bangsa. Salah satunya dengan cara pengenalan kebudayaan. Pengenalan kebudayaan dapat melalui ekstrakurikuler tari tradisional. Adanya ekstrakurikuler tari tradisional ini sedikit demi sedikit dapat menumbuhkan sikap nasionalisme pada anak. Pasalnya ekstrakurikuler tari tradisional ini mengajarkan anak untuk mengenali kebudayaan bangsanya dan ikut melestarikan kebudayaan bangsa dengan cara belajar tarian tradisional. SMA Negeri 1 Mojosari adalah salah satu sekolah yang menerapkan ekstrakurikuler tari tradisional. Ada beberapa ekstrakurikuler tari tradisional yakni tari gambyong pangkur, mayang rontek, dan remo bolet.

Penelitian ini dilakukan karena peneliti ingin mengeksplor fenomena-fenomena yang tidak dapat dikuantifikasikan yang bersifat deskriptif seperti tentang gambaran sikap nasionalisme pada tari tradisional remo bolet, rancangan dan pelaksanaan program ekstrakurikuler tari tradisional remo bolet SMA Negeri 1 Mojosari, kendala dan upaya yang dalam pelaksanaan ekstrakurikuler tari tradisional remo bolet sebagai upaya meningkatkan sikap nasionalisme siswa di SMA Negeri 1 Mojosari. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pelaksanaan ekstrakurikuler tari tradisional remo bolet sebagai upaya meningkatkan sikap nasionalisme siswa di SMA Negeri 1 Mojosari Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Untuk mencapai

tujuan tersebut, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan meliputi data yang berasal dari hasil wawancara dan observasi kepada kepala sekolah, guru, dan siswa di SMA Negeri 1 Mojosari. Untuk menjaga validitas data, maka peneliti melakukan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, pelibatan teman sejawat, dan member check.

Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa gambaran sikap nasionalisme pada tari tradisional remo bolet tercermin pada tujuh gerakan dasar tari remo bolet meliputi: sikap rela berkorban, cinta tanah air, semangat juang, semangat kerja, tidak kenal menyerah, disiplin, mementingkan kepentingan bangsa dan negara, pengabdian, kesetiaan terhadap bangsa dan negaranya, suka bekerja keras, bersikap jujur, dan bersyukur kepada Tuhan YME. Rancangan program Ekstrakurikuler tari tradisional remo bolet bertujuan untuk memperkenalkan siswa mengenai kebudayaan yang dimiliki Negara Indonesia. Sekaligus sebagai sarana pengembangan potensi dan bakat yang dimiliki oleh siswa, selain itu mengajak siswa untuk mengenal lebih dekat dan lebih dalam tentang tari tradisional sehingga secara tidak langsung budaya bangsa dalam bentuk tari tradisional tidak terancam punah. Supaya siswa dapat menjaga dan melestarikan tari tradisional bangsa Indonesia dengan baik. Pelaksanaan ekstrakurikuler tari remo bolet ini dilaksanakan sesuai dengan rancangan program yang dibuat oleh guru ekstrakurikuler yaitu dengan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. Kendalanya terdapat pada jadwal pelaksanaan yang bentrok dengan jadwal mata pelajaran olah raga. Siswa susah menguasai gerakan tari remo bolet karena jarang latihan sendiri dan sebagian siswa masih belum mengerti sejarah, makna gerak tari yang akan mereka pelajari, dan nilai-nilai yang terkandung dalam gerakan tari. Upaya yang dilakukan adalah mengganti jadwal kegiatan ekstrakurikuler, memberikan pelatihan kepada siswa secara intensif, dan guru ekstrakurikuler tari memberi materi terlebih dahulu mengenai tari yang akan dipelajari oleh siswa seperti pengertian, sejarah, makna gerak, serta nilai-nilai yang terkandung dalam tari.

Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar SMA Negeri 1 Mojosari memperhatikan semua ekstrakurikuler dan melengkapi peralatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah, guru ekstrakurikuler terlebih dulu menjelaskan mengenai tari yang akan dipelajari oleh siswa seperti pengertian, sejarah, makna gerak, serta nilai-nilai yang terkandung dalam tari, dan siswa melaksanakan ekstrakurikuler tari ini dengan baik dan bersungguh-sungguh.