SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Gaya Hidup Konsumtif Mahasiswa Kos di Kelurahan Sumbersari Malang (Studi Kasus di Jl. Bendungan Sutami Gang I, Kota Malang)

TANTRYA SENAPUTRI

Abstrak


ABSTRAK

 

Senaputri, Tantrya. 2012. Gaya Hidup Konsumtif Mahasiswa Kos di Kelurahan Sumbersari Malang (Studi Kasus di Jl. Bendungan Sutami Gang I, Kota Malang). Skripsi, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suwarno Winarno (II) Drs. Margono, M.Pd, M.Si

 

Kata Kunci: gaya hidup konsumtif, mahasiswa kos

Gaya hidup ditunjukkan oleh perilaku tertentu sekelompok orang atau masyarakat yang menganut nilai-nilai dan tata hidup yang hampir sama. Gaya hidup yang berkembang di masyarakat merefleksikan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat itu sendiri. Dalam hal ini bagi remaja disimbolkan dengan gaya hidupnya yang sesuai dengan trend gaya hidup masa kini baik cara berpakaian, cara berbicara, selera terhadap musik atau hiburan. Tidak menutup kemungkinan hal tersebut mendorong mereka untuk bergaya hidup konsumtif. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan dalam pergaulan agar mendapat penghargaan dari orang lain dan mendapat pengakuan status sosial dalam masyarakat. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian yang menjelaskan bagaimana gaya hidup mahasiswa kos beserta dampak yang ditimbulkan.

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan latar belakang timbulnya gaya hidup konsumtif di kalangan mahasiswa kos di Kelurahan Sumbersari Malang ; (2) mendeskripsikan bentuk perilaku konsumtif mahasiswa kos di Kelurahan Sumbersari Malang; (3) mendeskripsikan akibat dari gaya hidup konsumtif mahasiswa kos di Kelurahan Sumbersari Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Alasan penulis menggunakan penelitian studi kasus, karena studi kasus digunakan untuk menggambarkan penelitian terhadap suatu kasus, proses, peristiwa atau kegiatan yang subyeknya merupakan satu kesatuan. Lokasi Penelitian adalah di Desa Sumbersari yang berada di sekitar kampus Universitas Negeri Malang, tepatnya di gang 5. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini ada laki-laki dan perempuan. Sumber data perempuan adalah Anggun, Heni dan Ajeng yang menghuni kos di Kelurahan Sumbersari gang lima. Sumber data laki-laki bernama Husin, Maleo dan Martin yang menghuni kos di jalan Bendungan Sutami gang 1 Sumbersari malang. Key informan dalam penelitian ini adalah mahasiswi bernama Anggun dan Husin yang menurut peneliti memiliki gaya hidup konsumtif.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) latar belakang timbulnya gaya hidup konsumtif subjek penelitian yang menjadi mahasiswa kos di kelurahan Sumbersari Malang dipengaruhi oleh faktor sosial yang berasal dari kebiasaan keluarga, profesi yang sedang dijalani di luar kegiatan kuliah, pengaruh teman dan lingkungan, pengaruh iklan di berbagai media baik cetak maupun elektronik; (2) gaya hidup yang dilakukan subjek penelitian sebagai mahasiswa kos di Kelurahan Sumbersari Malang ada berbagai macam bentuk, yaitu : konsumtif terhadap barang yang dipakai di tubuh, konsumtif terhadap alat-alat kosmetik, konsumtif terhadap makanan instan yang tersaji, konsumtif terhadap tempat hiburan. Kedua informan sering berkumpul bersama teman-teman di suatu tempat yang dijadikan sebagai tempat nongkrong; (3) gaya hidup konsumtif memberikan dampak negatif. Menurut kedua informan mereka mengaku boros jika menuruti keinginannya untuk membeli barang yang sebenarnya tidak begitu penting. Tapi demi gengsi dan prestise yang tinggi, mereka rela membeli barang-barang tersebut meskipun harganya cukup mahal. Selain itu untuk memenuhi keinginannya disaat dana kurang, maka tidak segan-segan mereka berhutang kepada teman atau bahkan meminta uang kepada orang tua dengan cara berbohong.

Berdasarkan temuan penelitian di atas, saran yang diajukan adalah sebagai berikut: (1) kepada mahasiswa kos agar lebih selektif terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan sekitar dan tentunya harus bisa mengendalikan diri dalam menggunakan uang, agar tidak terpengaruh oleh hal-hal yang mengakibatkan seseorang memiliki gaya hidup konsumtif; (2) kepada masyarakat, khususnya bagi para orang tua yang mempunyai anak yang sedang tinggal di kota lain harus memberi perhatian lebih kepada anak dan sesering mungkin berkunjung dan menjaga komunikasi dengan baik secara intensif untuk mengetahui perkembangan anak meskipun jauh; (3) kepada mahasiswa PPKn, agar melakukan penelitian lebih lanjut tentang gaya hidup konsumtif yang ada di sekeliling kita, karena masih banyak permasalahan mengenai gaya hidup konsumtif sebagai mahasiswa kos di daerah-daerah lain yang masih belum di teliti lebih lanjut.