SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Teka-teki Silang (Crossword Puzzle) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS-Geografi Siswa Kelas VII-A MTs Surya Buana Malang

Anita .

Abstrak


ABSTRAK

 

Anita. 2011. Penerapan Model Teka-teki Silang (Crossword Puzzle) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS-Geografi Siswa Kelas VII-A MTs Surya Buana Malang. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Edy Purwanto, M.Pd, (II) Drs. Budi Handoyo, M.Si.

 

Kata Kunci: Teka-teki Silang,

Hasil Belajar Geografi Hasil observasi yang dilakukan di MTs Surya Buana Malang diketahui bahwa hasil belajar Geografi siswa kelas VII-A masih rendah. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan di MTs Surya Buana Malang adalah 70. Dari 30 siswa, yang memiliki nilai di atas 70 sebanyak 13 siswa, sedangkan yang memiliki nilai di bawah 70 sebanyak 17 siswa. Dengan demikian, hanya 43,3% siswa dalam satu kelas yang mampu mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan berdasarkan hasil wawancara dengan siswa diketahui faktor penyebab hasil belajar yang rendah yaitu (1) siswa malas membaca (2) siswa malas belajar (3) pembelajaran di kelas membosankan.

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar IPS-Geografi siswa kelas VII-A MTs Surya Buana Malang melalui penerapan model teka-teki silang (crossword puzzle). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tindakan yang dilakukan yaitu dengan menerapkan model teka- teki silang (crossword puzzle). Penelitian ini dilakukan di kelas VII-A MTs Surya Buana Malang. Teknik pengumpulan data hasil belajar dengan menggunakan tes yang dilakukan satu atau dua minggu setelah akhir masing-masing siklus, sedangkan pengamatan terhadap kegiatan siswa menggunakan lembar observasi dan format catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar IPS-Geografi siswa kelas VII-A mengalami peningkatan. Peningkatan hasil belajar dari pra tindakan ke siklus I sebesar 50% dan siklus I ke siklus II sebesar 6,7%. Pada pra tindakan persentase siswa yang tuntas sebesar 43,3%, pada siklus I meningkat menjadi 93,3% dan siklus II meningkat menjadi 100%. Sedangkan menurut penggolongan kelas, persentase siswa pada kelas atas sebelum tindakan (pra tindakan) sebesar 26,7%, kelas tengah sebesar 50% dan kelas bawah sebesar 23,3%. Pada siklus I kelas atas meningkat menjadi 56,7%, kelas tengah menurun menjadi 43,3% dan kelas bawah menurun menjadi 0%. Pada siklus II siswa kelas atas meningkat menjadi 90%, kelas tengah menurun menjadi 10% dan kelas bawah 0%.

Adapun saran yang diberikan yaitu: (1) Bagi guru geografi disarankan untuk menerapkan model teka-teki silang (crossword puzzle) untuk meningkatkan hasil belajar siswa. (2) Guru hendaknya memperhatikan dan melakukan manajemen waktu dengan sebaik-baiknya, supaya pembelajaran dapat berjalan dengan lancar sesuai yang direncanakan dan selesai tepat pada waktunya (3) Bagi peneliti selanjutnya hendaknya melakukan penelitian sejenis dalam rangka memperbaiki kualitas pembelajaran dengan model teka-teki silang (crossword puzzle) untuk materi pelajaran yang berbeda.