SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dampak Penambangan Bahan Galian Golongan C terhadap Tingkat Kerusakan Lingkungan dan Sosial Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Aikmel dan Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur

Astuti Handayani

Abstrak


ABSTRAK

 

Handayani, Astuti. 2011. Dampak Penambangan Bahan Galian Golongan C terhadap Tingkat Kerusakan Lingkungan dan Sosial Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Aikmel dan Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Sugeng Utaya, M.Si. (II) Ir. Juarti, M.P.

 

Kata Kunci: penambangan, bahan galian golongan C, kerusakan lingkungan,     sosial ekonomi

Pertambahan penduduk telah meningkatkan kebutuhan hidup diantaranya adalah kebutuhan bahan galian. Kebutuhan akan bahan galian untuk konstruksi dan industri seperti bahan galian golongan C semakin meningkat seiring dengan semakin berkembangnya pembangunan. Tingginya permintaan akan bahan galian tersebut akan memacu kegiatan pertambangan. Industri pertambangan mempunyai potensi besar untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat. Namun, di sisi lain industri ini juga menimbulkan berbagai perubahan lingkungan yang mengancam kelestarian fungsi lingkungan dan kehidupan sosial budaya masyarakat. Hal ini terjadi di Kecamatan Aikmel dan Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur yang mempunyai potensi bahan galian golongan C yang tinggi sehingga terdapat banyak lokasi penambangan yang bisa berdampak negatif terhadap lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepadatan penduduk dengan intensitas penambangan, menganalisis hubungan antara intensitas penambangan dengan  kerusakan lingkungan, dan mengkaji dampak kegiatan penambangan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kecamatan Aikmel dan Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling untuk pengambilan data daerah, sedangkan untuk data responden menggunakan proporsional random sampling. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis korelasi product moment pearson untuk mengetahui hubungan antara kepadatan  penduduk dengan intensitas penambangan dan hubungan antara intensitas penambangan dengan tingkat kerusakan lingkungan. Adapun analisis tabel frekuensi digunakan untuk menganalisis dampak penambangan terhadap sosial ekonomi masyarakat.

Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepadatan penduduk dengan intensitas penambangan. Hal ini karena intensitas penambangan ditentukan oleh faktor-faktor lain. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penambangan dengan tingkat kerusakan lingkungan. Dampak positif penambangan terhadap sosial ekonomi masyarakat yaitu mengurangi jumlah pengangguran, meningkatkan pendapatan masyarakat, meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan pendidikan anak sedangkan dampak negatifnya yaitu meningkatnya intensitas terkena penyakit, dan kurangnya keamanan dan keselamatan penambang dalam bekerja sehingga mengakibatkan sering terjadi kecelakaan kecil pada sebagian penambang.