SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

UPAYA POLRES TRENGGALEK DALAM MENGGULANI PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI WILAYAH KABUPATEN TRENGGALEK

Christia Sri EVAYANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Evayanti, Christia Sri. 2010. Upaya Polres Trenggalek Dalam Menanggulangi Penyalahgunaan Narkoba di Wilayah Kabupaten Trenggalek. Skripsi, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Edi Suhartono, SH., M. Pd (2) Drs. Ketut Diara Astawa, S.H, M.Si.

 

Kata Kunci: Upaya, Polres Trenggalek, Menanggulangi, Penyalahgunaan, Narkoba.

 

Berkembangnya kasus penyalahgunaan narkoba di Trenggalek diawali dengan ditemukannya miras atau minuman keras yang dijual secara bebas tanpa pengawasan dari Balai Penelitian Obat dan Makanan atau Balai POM maupun dari aparat kepolisian.  Dari data Narkotika/ Psikotropika/ Obat keras/ Daftar G. Polres Trenggalek 2009 diketahui tahun 2007-2008  menampakkan adanya peningkatan sebesar 57% dari tahun sebelumnya dan dari tahun 2008-2009 juga menampakkan adanya peningkatan lagi sebesar 65% dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini merupakan salah satu fenomena sosial yang perlu mendapat perhatian yang besar dari berbagai pihak khususnya Kepolisian Negara RI yaitu Polres Trenggalek, maka di lakukanlah penelitian tentang "Upaya Polres Trenggalek dalam menanggulangi Penyalahgunaan Narkoba di Wilayah Kabupaten Trenggalek".

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui latar belakangi penyalahgunaan narkoba di wilayah kabupaten Trenggalek, (2) mengetahui program Polres Trenggalek dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba di wilayah kabupaten Trenggalek, (3) mengetahui pelaksanaan program penanggulangan penyalahgunaan narkoba di wilayah kabupaten Trenggalek, (4) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam upaya Polres Trenggalek dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba di wilayah kabupaten Trenggalek dan (5) mengetahui cara mengatasi hambatan dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba di wilayah kabupaten Trenggalek.

Penyusunan Skripsi ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini lokasi yang dipilih adalah Polres Trenggalek. Jenis data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan berdasarkan pendekatan deskriptif dengan menggunakan model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Sumber data penelitian ini diperoleh dari Informan yaitu Satreskoba, Satbinmas, masyarakat yang jadi sasaran, pihak yang diajak kerja sama dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba (Tokoh formal misalnya Kepala desa dan informal misalnya tokoh agama dan tokoh remaja) dan pelaku penyalahgunaan narkoba. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan memperpanjang kehadiran di lokasi penelitian dari jadwal yang ditentukan dan melakukan pengecekan keabsahan dengan menggunakan teknik triangulasi . Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap yaitu: tahap persiapan penelitian, tahap pelaksanaan, tahap pelaporan.

Hasil penelitian menunjukkan latar belakang penyalahgunaan narkoba di wilayah kabupaten Trenggalek adalah adanya faktor masalah sosial, faktor pergaulan dan faktor rasa ingin tahu. Program Polres Trenggalek dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba di wilayah kabupaten Trenggalek memiliki program pencegahan yaitu: (1) program pembinaan dan penyuluhan, (2) program kegiatan pemberian brosur, (3) program pemasangan spanduk  yang berisi ajakan untuk menghindari narkoba guna mempermudah penyebaran informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, (4) program pengawasan dan operasi-operasi kepolisian di tempat-tempat yang dianggap rawan terjadinya penyalahgunaan narkoba (5) program penyelidikan dan penyidikan. Sedangkan pelaksanaan program penanggulangan narkoba Polres Trenggalek yaitu melaksanakan upaya pre-emtif, preventif dan represif.

Faktor pendukung Polres Trenggalek dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba di wilayah kabupaten Trenggalek adalah pihak atasan memberikan bonus dan piagam pada anak buahnya jika telah berhasil menjalankan tugasnya. Dan dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda yaitu berupa ikut melakukan upaya pre-emtif, preventif dan aktif dalam mempengaruhi komunitas warga untuk menghindari penyalahgunaan narkoba. Sedangkan faktor penghambat Polres Trenggalek yaitu faktor intern Polres Trenggalek dan ekstern Polres Trenggalek. Faktor intern Polres Trenggalek yaitu kurangnya anggaran, Berkaitan dengan keprofesionalan dan kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya personel, dan masih lemahnya penegakan hukum. Dan faktor ekstern atau berberasal dari luar Polres Trenggalek yaitu belum adanya panti rehabilitasi, kurangnya kerjasama dari pihak masyarakat pada saat penangkapan tersangka, jaringan peredaran narkoba yang terselubung, dan adanya startegi baru pemasaran bandar-bandar narkoba. Adapun cara mengatasi hambatan dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba di wilayah kabupaten Trenggalek dengan mengajukan dana di tahun berikunya, melakukan pelatihan teknisi Polri, dan perbaikan struktur. Sedangkan cara mengatasi hambatan dari faktor ekstern Polres Trenggalek yaitu dengan menggunakan pendekatan sistem meliputi : (a) mengadakan pendekatan terhadap para pelaksana, (b) melakukan pendekatan terhadap objek atau sasaran dan (c) menggunakan metode atau cara bertindak.

Dari hasil penelitian ini disarankan untuk  hendaknya pihak pemerintah untuk tidak berhenti menciptakan lapangan pekerjaan guna memberi pekerjaan bagi para pengangguran agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba dan hendaknya pihak polisi atau penyidik dalam menjalankan tugasnya menggunakan teknik pemberantasan yang lebih efektif misalnya dengan meningkatkan kerjasama yang harmonis dengan masyarakat.