SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Sekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kepuasan Peserta terhadap Pelatihan Guru Pembelajar Moda Daring Kombinasi di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial

Merlinda . .

Abstrak


ABSTRAK

 

Tujuan Pelatihan Guru Pembelajar yakni sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru PPPKn dan IPS dan untuk menunjang profesionalitasnya sebagai guru. Menggunakan Moda Daring Kombinasi karena sesuai dengan hasil UKG peserta, Moda Daring Kombinasi dianggap efektif dengan melakukan pembelajaran virtual selain itu peserta juga melakukan pembelajaran tatap muka dengan mentor/ instruktur. Kepuasan peserta pelatihan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah terpenuhinya kebutuhan dan keinginan peserta pelatihan terhadap penyelenggaraan pelatihan guru pembelajar moda daring kombinasi PPPPTK PKn dan IPS Malang terhadap: (1) materi pelatihan, (2) metode pelatihan, (3) fasilitas pelatihan, (4) instruktur pelatihan, (5) jadwal pelatihan, (6) akomodasi dan konsumsi.

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Sampel dalam penelitian ini yaitu peserta pelatihan guru pembelajar moda daring kombinasi. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan statistik desktiptif yang berupa persentase.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, tingkat kepuasan peserta pelatihan terhadap materi pelatihan tergolong tinggi, sebesar 79,0%. Kedua, tingkat kepuasan peserta pelatihan terhadap metode pelatihan tergolong tinggi, sebesar  76,1%. Ketiga, tingkat kepuasan peserta pelatihan terhadap fasilitas pelatihan tergolong tinggi, sebesar 71,8%. Keempat, tingkat kepuasan peserta pelatihan terhadap instruktur pelatihan tergolong tinggi, sebesar 77,2%. Kelima, tingkat kepuasan peserta pelatihan terhadap jadwal pelatihan tergolong tinggi, sebesar 76,2%. Keenam, tingkat kepuasan peserta pelatihan terhadap akomodasi dan konsumsi pelatihan tergolong tinggi, sebesar 61,3%.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kepuasan peserta terhadap pelatihan guru pembelajar termasuk dalam klasifikasi tinggi. Kepuasan peserta dapat tercapai secara optimal apabila: (1) materi pelatihan mampu memberikan manfaat bagi peserta, relefan dengan pekerjaan peserta, serta mampu meningkatkan kemampuan peserta terhadap pekerjaannya. (2) metode pelatihan sesuai dengan latar belakang peserta, metode pelatihan yang dapat mempermudah peserta dalam penyerapan materi, serta metode yang mampu melibatkan peserta dalam proses pembelajaran. (3) alat bantu audio visual efektif, fasilitas sesuai dengan kebutuhan, serta fasilitas dirasa nyaman. (4) instruktur memiliki kemampuan komunikasi yang baik, instruktur menguasai materi dengan baik, serta ramah bersikap membantu peserta. (5) pelaksanaan kegiatan tepat waktu, sesuai dengan durasi waktu pelatihan, serta pelaksanaan sesuai dengan jadwal. (6) makanan yang disajikan selama pelatihan berkualitas, menu makanan bervariasi, serta lokasi pelatihan mudah diakses.

 

Saran dalam penelitian ini: (1) penyelenggara pelatihan diharapkan dapat mempertahankan dan lebih meningkatkan pelayanan untuk mencapai kepuasan peserta yang lebih tinggi. (2) pengelola PPPPTK PKn dan IPS, untuk lebih  meningkatkan kepuasan peserta sebaiknya meningkatkan pelayanan yang sudah ada menjadi lebih baik lagi. dan (3) Instruktur PPPPTK PKn dan IPS, disarankan untuk dapat mempertahankan performa instruktur dalam menyampaikan materi.