SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Sekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Peran Orangtua di Rumah dengan Kemandirian Anak di Sekolah pada PAUD Sahabat Ananda Puncak Permata Sengkaling Kabupaten Malang

Ana Khusnul Khotimah

Abstrak


ABSTRAK

 

Khotimah, Ana Khusnul. 2017. Hubungan Peran Orangtua di Rumah dengan Kemandirian Anak di Sekolah pada PAUD Sahabat Ananda Puncak Permata Sengkaling Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd (II) Edi Widianto, S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci: Peran orangtua, kemandirian anak, PAUD Sahabat Ananda

Peran orangtua di rumah adalah sikap atau perilaku orangtua saat berinteraksi dengan anak, interaksi ini menimbulkan adanya proses belajar bagi anak yang dapat membantu dalam melaksanakan tugas perkembangannya secara optimal khususnya dalam pembentukan karakter mandiri. Kemandirian anak di sekolah merupakan bentuk kemampuan untuk menolong dirinya sendiri tanpa bantuan orang lain dalam melakukan suatu hal khususnya ketika anak berada di sekolah. Berkaitan dengan peran orangtua dan juga kemandirian anak di sekolah maka dilakukan penelitian di PAUD Sahabat ananda Puncak Permata Sengkaling.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran orangtua di rumah dengan kemandirian anak di sekolah pada PAUD Sahabat Ananda Puncak Permata Sengkaling Kabupaten Malang. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan lembar pengamatan. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik PAUD Sahabat Ananda yang berusia 2-6 tahun berjumlah 128 anak. Sampel penelitian berjumlah 28 anak yang ditentukan dengan menggunakan proportionate stratified random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis korelasi rho spearman dan analisis regresi.

Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa peran orangtua di rumah dalam upaya pembentukan kemandirian anak di sekolah termasuk pada kategori sedang dengan persentase mencapai 57%. Adapun rincian dari bentuk peran orangtua tersebut, yaitu 68% orangtua memberikan contoh pada kategori tinggi, 61% orangtua melatih anak pada kategori sedang, 54% orangtua membiasakan anak pada kategori sedang, 53% orangtua memberikan motivasi dan hukuman pada kategori sedang.Hasil analisis kemandirian anak di sekolah diperoleh 68% anak pada kategori baik. Hasil analisis korelasional menunjukkan bahwa ada hubungan antara peran orangtua di rumah dengan kemandirian anak disekolah yang ditunjukkan dengan rho empirik/hitung (0,804) ≥ rho tabel (0,377), setiap penambahan peran orangtua di rumah nilai kemandirian anak di sekolah bertambah sebesar 0,214.

 

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan bagi orangtua hendaknya lebih memperhatikan perannya dalam memberikan stimulus sebagai upaya untuk menumbuhkan kemandirian pada anak. Saran untuk pendidik dan tenaga hendaknya lebih memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan karakter mandiri pada anak ketika berada di sekolah.