SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Sekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Siaga Aktif Inklusi Keuangan (Studi Kasus Program Pemberdayaan Masyarakat di Desa Ngadireso Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang)

Reni Wahyu Safitri

Abstrak


ABSTRAK

 

Safitri, Reni, W. 2017. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Siaga Aktif Inklusi Keuangan (Studi Kasus Program Pemberdayaan Masyarakat di Desa Ngadireso Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang). Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Nurhadi, M. Pd, (II) Dr. Zulkarnain, M. Pd, M. Si.

 

Kata Kunci: pemberdayaan masyarakat, pengelolaan keuangan, literasi keuangan

Program Desa Siaga Aktif Inklusi Keuangan merupakan program peberdayaan masyarakat yang di gagas oleh Otoritas Jasa Keuangan yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Malang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. Program ini merupakan program baru yang dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur, Malang terpilih sebagai tempat pelaksanaan program ini, kemudian Desa Ngadireso dan Desa Karanganyar dipilih untuk menjadi pilot projectnya. Penelitian ini dilakukan di Desa Ngadireso karena dari dua desa ini hanya di Desa Ngadireso program tersebut yang berhasil dilakukan.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan tahapan pemberdayaan masyarakat melalui program desa siaga aktif inklusi keuangan dan mendeskripsikan proses pembelajaran yang berkaitan dengan aspek literasi, inklusi dan edukasi keuangan. Pada penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Sumber data pada penelitian ini adalah Agen Inklusi dan juga Komunitas, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrument penelitian yang digunakan adalah manusia, yaitu peneliti sendiri. Untuk pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Kemudian untuk analisis data dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, display data, dan membuat kesimpulan/verivikasi.

Melalui hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tahapan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui program desa siaga aktif inklusi keuangan terjadi beberapa tahapan yaitu a) tahap penyadaran dan pembentukan perilaku sadar dan perduli, serta tahap memberikan wawasan pengetahuan, kecakapan keterampilan, b) tahap menumbuhkan keinginan pada diri seseorang untuk berubah dan memperbaiki, c) tahap  peningkatan efektivitas dan efisiensi.

Kedua, Proses pembelajaran yang berkaitan dengan aspek literasi, inklusi, dan edukasi dalam program desa siaga aktif inklusi keuangan dilakukan sesuai dengan tahapan pembelajaran yang dilakukan dalam pendidikan orang dewasa, dimana tahapan tersebut terdiri dari a) kesadaran, b) pemahaman, c) keterampilan, d) penerapan pengetahuan dan keterampilan, (e) sikap.

 

Disarankan untuk pemerintah Desa Ngadireso, Program Desa Siaga Aktif Inklusi Keuangan ini dapat dilanjutkan kembali dan tidak terbatas hanya dengan waktu tiga bulan saja agar dapat membuat masyarakat mampu mengelola keuangannya dengan baik. Bagi Agen Inklusi, Anggota dari Program Desa Siaga Aktif Inklusi Keuangan ini akan lebih baik jika tidak hanya dari anggota PKK saja, agar seluruh masyarakat Desa Ngadireso dapat melakukan pengelolaan keuangan dengan baik.