SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Sekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengelolaan Program Liqa’ Sebagai Wahana Pembinaan Karakter Pendidik (Studi Kasus di KB dan TK Islam Terpadu Robbani Singosari Kabupaten Malang)

Vernanda Ayu Puspitasari

Abstrak


ABSTRAK

Puspitasari, Vernanda, Ayu. 2017. Pengelolaan Program Liqa’ Sebagai Wahana Pembinaan Karakter Pendidik (Studi Kasus di KB dan TK Islam Terpadu Robbani Singosari Kabupaten Malang). Skripsi, Jurusan Pendidikan Luas Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Umi Dayati, M.Pd., (2) Dr. Sri Wahyuni, S. Pd, M. Pd.,

Kata kunci: Pengelolaan, Program Liqa’, Pembinaan Karakter, dan Pendidik

Pendidikan merupakan kunci utama dalam kehidupan. Dimanapun dan kapanpun pendidikan sangat dibutuhkan, tanpa adanya pendidikan maka seseorang tidak akan mampu berkembang. Pendidikan tidak hanya diperoleh di lembaga formal (sekolah) saja, tetapi pendidikan dapat diperoleh dimana saja dan kapan saja, serta pendidikan tidak hanya dilakukan ketika masih usia sekolah, tetapi pendidikan dilakukan sejak anak didalam kandungan hingga akhir hayat. Dalam pendidikan yang berperan sebagai kunci adalah pendidik, seorang pendidik merupakan penyalur pengetahuan, tidak hanya pengetahuan tetapi juga sebagai teladan. Mengingat peran pendidik sangat penting maka seorang pendidik seharusnya memiliki karakter dan kepribadian yang baik. Hal inilah yang mendasari KB dan TKIT Robbani Singosari mengadakan pembinaan bagi pendidik dengan tujuan untuk mencerdaskan dan menanamkan karakter yang baik. Fokus dalam penelitian ini adalah pengelolaan program liqa’ sebagai wahana pembinaan pendidik di KB dan TKIT (Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu) Robbani Singosari Kabupaten Malang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan program liqa’ sebagai wahana pembinaan karakter pendidik di KB dan TKIT Robbani Singosari Kabupaten Malang.

Adapun subjek penelitian berjumlah 5 orang informan yang terdiri dari 1 pengelola, 1 murabbi dan 3 pendidik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data hasil wawancara, observasi dan dokumentasi dianalisis dengan menggunakan model analisis data Miles dan Huberman yang terdiri dari: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan kriteria kepercayaan dengan teknik pemeriksaan triangulasi.

Hasil penelitian adalah, sebagai berikut: (a) perencanaan dalam program liqa’ dilaksanakan atas arahan dari JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu), dan atas dasar kebutuhan pendidik, (b) pengorganisasian dalam program liqa’ terdapat struktur organisasi yang di dalamnya terdapat murabbi,mas’ul (ketua), su’un maal (bendahara) dan su’un tarbiyah (sekertaris), (c) pelaksanaan program liqa’ yaitu setiap hari sabtu pukul 07.00-09.00 WIB, dan tidak selalu dilakukan di sekolah tetapi juga diluar sekolah, seperti di tempat rekreasi dan salah satu rumah peserta, terdapat beberapa program dalam liqa’ seperti rihlah dan faniyah, (d) pengendalian dalam program liqa’ yaitu antara pengelola dan murabbi bekerjasama dan secara berkala membahas tentang perkembangan dan kendala apa yang telah terjadi, dan (e) evaluasi program liqa’ di KB dan TKIT Robbani ini, masih belum ada standar penilaian yang jelas, hanya sebatas monitoring terhadap perkembangan dari para peserta. Selain itu diperoleh hasil penelitian berupa unsur pengelolaan, sebagai berikut: (a) SDM yang tergabung dalam program liqa’ yaitu seluruh pendidik di KB dan TKIT Robbani, (b) biaya, dana dalam program liqa’ diperoleh dari iqab (denda) para peserta yang tidak menjalankan target amal yaumi dan dana tersebut dialokasikan untuk kepentingan program liqa’ dan juga untuk keperluan sosial di luar program liqa’, (c) metode yang digunakan dalam program liqa’ yaitu metode diskusi, (d) materi dalam program liqa’ beragam, diantaranya materi tentang kajian islam dan juga materi umum, dan (e) implementasi hasil dalam program liqa’ ini diterapkan dalam proses pembelajaran pada peserta didik di KB dan TKIT Robbani.

Berdasarkan hasil penelitian maka saran yang diberikan yaitu (a) kepada jurusan Pendidikan Luar Sekolah, agar temuan peneliti ini dijadikan sebagai referensi studi karena program liqa’ merupakan ranah keilmuan yang masih belum banyak diketahui mahasiswa. Sehingga dapat dikaji ulang untuk pengembangan bahasan bagi mahasiswa pendidikan luar sekolah (b) kepada lembaga, diharapkan lembaga KB dan TKIT Robbani dapat lebih mengembangkan pengelolaan program liqa’ agar lebih tertata dan rinci setiap aspeknya, dan juga dalam segi evaluasi, (c) bagi peneliti lain, diharapkan mampu memberikan gambaran bagi peneliti selanjutnya tentang program liqa’, sehingga topik penelitian ini dapat berkembang.