SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Sekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS INTERAKSI KOMUNIKASI ANTARA GURU PAUD DENGAN ORANG TUA DALAM MEMANTAU PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI (Studi Kasus pada PAUD Mutiara Kasih Mangli, Kab. Jember)

Yorinoprina Sriningdyah Bekti Utami

Abstrak


ABSTRAK

 

Utami, Yorinoprina Sriningdyah Bekti. 2017. Analisis Interaksi Komunikasi antara Guru PAUD dengan Orang Tua dalam Memantau Perkembangan Sosial Anak Usia Dini. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas  Ilmu Pendidikan, Universitas  Negeri  Malang. Pembimbing: (1) Dr. Zulkarnain, M.Pd, (2) Dr. Ach Rasyad, M.Pd.

 

Kata Kunci: PAUD, Interaksi Komunikasi, Perkembangan Sosial

 

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), merupakan lembaga pendidikan pertama yang melaksanakan tugas perkembangan sosial di luar rumah bagi anak usia dini. Kegiatan sosial seperti bermain, bekerja sama, menerima teman sebaya dan memperlakukan teman dapat diarahkan dalam pergaulan sehari-hari di PAUD. Anak usia dini menemukan lingkungan sosial yang memberikan pengaruh pada kehidupan selanjutnya.

Pemberian bantuan pada anak usia dini dari orang dewasa di lingkungan mereka sangat diperlukan, yaitu yang disebut dengan Scaffolding. Karena anak tidak dapat tumbuh dan melaksanakan tugas perkembangannya dengan baik tanpa bantuan orang dewasa di sekitarnya. Orang dewasa di sekitar anak usia dini yang sangat berperan adalah Orang Tua dan Guru PAUD. Karena itu, sinergi dan kerjasama antara Guru dan Orang Tua di lembaga PAUD dalam membantu tugas-tugas perkembangan anak sangat diperlukan. Hal ini, yang melatarbelakangi peneliti untuk melakukan penelitian terkait analisis interkasi komunikasi antara Guru PAUD dengan Orang Tua dalam memantau perkembangan sosial anak usia dininya.

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang materi pesan, penyampai pesan, cara dan media yang digunakan serta kapan dilaksanakan terkait kegiatan interaksi komunikasi antara Guru PAUD dengan Orang Tua dalam memantau perkembangan sosial anak usia dini.

Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, yakni: penelitian yang mengungkap fakta, keadaan, fenomena, variabel dan keadaan yang terjadi saat penelitian berjalan dan menyuguhkan apa adanya. Penelitian ini mengungkap hasil analisis fakta di lapangan terkait interaksi komunikasi antara Guru PAUD dengan Orang Tua dalam memantau perkembangan sosial anak usia dini. Subyek penelitian dalam hal ini adalah Anak Usia Dini pada PAUD Mutiara Kasih, Mangli, Kab. Jember. PAUD Mutiara Kasih, beralamatkan di Jalan Kauman RT 001 RW 003 Desa Wonosari, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember. Kehadiran peneliti adalah sebagai pengamat dan sumber data yang diperoleh dari Guru PAUD dan Orang Tua anak, serta teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.

Hasil penelitian yang diperoleh dari analisis interkasi komunikasi antara Guru PAUD dan Orang Tua anak, yaitu: 1) materi pesan yang disampaikan adalah terkait perilaku dan sikap anak ketika di sekolah maupun di rumah, 2) Pesan tersebut di sampaikan oleh Guru atau oleh Orang Tua anak, 3) Cara/Teknik yang dilakukan dalam kegiatan interkasi dan komunikasi itu dilakukan secara langsung ketika mereka bertemu di lembaga PAUD, memenuhi undangan PAUD baik melalui surat tertulis atau menggunakan alat komunikasi, yaitu telephon rumah atau telephon genggam (handphone), 4) Interaksi komunikasi antara Guru PAUD dan Orang Tua dapat dilakukan secara formal maupun informal dalam waktu periodik, misalnya setiap seminggu sekali atau sebulan sekali, atau secara spontanitas ketika ditemukan masalah langsung bertemu.

Dari penelitian yang sudah dilaksanakan dapat memberi gambaran bahwa interaksi komunikasi tersebut memberikan dampak positif dalam memantau perkembangan sosial anak usia dini, yaitu: memunculkan kepercayaan diri pada anak, perkembangan sosial anak dapat dipantau dan dideteksi ketika terjadi masalah, sehingga mempercepat penanganan serta menjadi wahana dalam menyiapkan mental anak untuk memasuki lembaga sekolah selanjutnya. Karena itu, interaksi komunikasi Guru PAUD dengan Orang Tua disarankan untuk dilaksanakan lebih intensif dan berkualitas.