SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Sekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tahapan Pemberdayaan Agen Perubahan Dalam Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir (Studi Kasus Peran Lembaga Sosial Pendidikan Harapan di Dusun Bajulmati

luluk . innisyak

Abstrak


ABSTRACT

 

Innisyak, Luluk, 2016. Stages Empowering Agents Of Change In Coastal Resource Utilization (A Case Study Of The Role Of Social Education Goals In Hamlet Bajulmati). Thesis, depatement of school education faculty of education, university of malang. Supervisor (1) Dr. Hardika, M.Pd, (2) Drs. Sucipto, M.S.

 

Key Words: Stages Of Coastal Resaurces, Community Empowerment, and Agents Of Change.

 

Social institution education goals in an institution that provides a container for the public, in order to grow with education and local potentials to wards community empowerment with the common goals of self Bajulmati hamlet. Social instiitutions education goals as agents of change do the stages of empowerment by utilzing the workshops, the resource coast. This then makes the basic research done to uncaver the process steps being taken agents of change in the use of coastal resources.

This study aimed to discribe the stages of empowerment agents of change in the use a case study approach. Data obtained by direct interviews whit informant. In addition to interviewing  techniques are also used techniques observasi study documentation and data analysis using analytical techniques spiral of Creswel. As for checking the validity of the source and the saurce using trianggulation techniques, to the stage of research in the from pre-research, implementation research, and research post.

Based on the analysis can be concluded that the agents of change that is formed in the institute of social education goals do three phases  of empowerment  that stage awereness, pengkapasitasan phases and stages of decaption. At the stage of awereness is done bay providing motivation adn direction in order to pipoint which issues at hand and the necessary requierements. At the stage of change agents pengkapasitasan provide life skills training be conducted informally and formally, there is not training or learning is done formally. While in the las stage of change agents inveiglement develop througgh the potential of coastal recauces ad life skills gained from the training and learning.

Based on this study suggested people active in the activities empowerment social institute  of education hopes to enhance the capabilities and partticipation. Institute for social education goals as expeceted to open society comunity so that the people involved participating more and more. For Departement of School Education Shoul make containers such as lab or vilage so that students are not only aware of the activities outside of school education in theory and research library. For other researchers, it is expenced that this research can be developed again in other aspects so as to incearse science.

ABSTRAK

Innisyak, Luluk. 2016. Tahapan Pemberdayaan Agen Perubahan dalam Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir (Studi Kasus Peran Lembaga Sosial Pendidikan Harapan di Dusun Bajulmati). Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Hardika, M.Pd, (II) Drs. Sucipto, M.S.

Kata-kata Kunci : Tahapan, Sumberdaya Pesisir, Pemberdayaan Masyarakat, dan Agen Perubahan

 

Lembaga Sosial Pendidikan Harapan adalah suatu lembaga yang memberikan wadah untuk masyarakat, agar dapat berkembang dengan pendidikan dan potensi lokal menuju pemberdayaan masyarakat dengan tujuan bersama yaitu Dusun Bajulmati mandiri. Lembaga Sosial Pendidikan Harapan sebagai agen perubahan melakukan tahapan-tahapan pemberdayaan dengan memanfaatkan potensi loka, yaitu sumberdaya pesisir. Hal ini kemudian menjadikan dasar penelitian yang dilakukan untuk mengungkap proses tahapan yang dilakukan agen perubahan dalam memanfaatkan sumberdaya pesisir.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tahapan pemberdayaan yang dilakukan agen perubahan dalam memanfaatkan sumberdaya pesisir. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dengan wawancara langsung dengan informan. Selain teknik wawancara juga digunakan teknik study dokumentasi dan obesrvasi. Untuk analisis data menggunakan teknik analisis spiral dari Creswell. Sedangkan untuk pengecekan keabsahan sumber menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Untuk tahap penelitian berupa pra penelitian, pelaksanaan penelitian dan pasca penelitian.

Berdasarkan analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa agen perubahan yang terbentuk dalam Lembaga Sosial Pendidikan Harapan melakukan tiga tahapan pemberdayaan, yaitu tahapan penyadaran, tahapan pengkapasitasan, dan tahapan Pendayaan. Pada tahapan penyadaran dilakukan dengan memberikan motivasi dan arahan agar mengetahi masalah yang dihadapi dan kebutuhan yang diperlukan. Pada tahapan pengkapasitasan agen perubahan memberikan pelatihan berupa kecakapan hidup yang dilakukan secara informal dan formal, belum ada pelatihan atau pembelajaran yang dilakukan secara formal. Sedangkan pada tahap terakhir yaitu tahap pendayaan agen perubahan memberikan fasilitas pendukung serta memberikan kesempatan untuk berkembang melalui potensi sumberdaya pesisir dan kecakapan hidup yang diperoleh dari pelatihan dan pembelajaran.

 

Berdasarkan penelitian ini masyarakat disarankan aktif di kegiatan-kegiatan pemberdayaan yang dilakukan Lembaga Sosial Pendidikan Harapan untuk meningkatkan kemampuan dan partisipasinya. Bagi Lembaga Sosial Pendidikan Harapan diharapkan harus terbuka terhada masyarakat masyarakat, sehingga masyarakat ikut berpartisipasi semakin banyak. Bagi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah hendaknya membuat wadah seperti desa lab atau sebagainya agar mahasiswa tidak hanya mengetahui kegiatan-kegiatan pendidikan luar sekolah secara teori dan kajian pustaka. Bagi peneliti lain, diharapkan agar penelitian ini dapat dikembangkan lagi pada aspek yang lain sehingga dapat menambah keilmuan.