SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Sekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Problematika Pengelolaan Program Pendidikan Anak Usia Dini di PAUD Amanah Desa Ngijo Kecamatan Karang Ploso Kabupaten Malang

Lutfiati Aulia

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Aulia, Lutfiati.2008. Problematika Pengelolaan Program Pendidikan Anak Usia Dini di PAUD Amanah Desa Ngijo Kecamatan Karang Ploso Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Sekolah FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Kentar Budhojo, M.Pd, (II) Dr. Muhadjir Effendy, M.Ap.

 

Kata Kunci: problematika, pengelolaan, pendidikan anak usia dini (PAUD).

 

Problematika pengelolaan program pendidikan anak usia dini merupakan berbagai masalah yang terjadi dalam pengelolaan program pendidikan anak usia dini. Pengelolaan meliputi hal-hal yang menyangkut penyelenggaraan program, proses pembelajaran dan evaluasi. Program pendidikan anak usia dini pada masa sekarang ini sangat dibutuhkan masyarakat dalam menjawab tantangan pendidikan anak usia dini. Usia dini merupakan usia anak mulai 0-6 tahun disebut dengan masa keemasan (golden age) dimana seluruh aspek perkembangan anak mengalami perkembangan yang pesat. PAUD Amanah yang berlokasi di kecamatan Karang Ploso baru berjalan selama dua tahun, namun dalam dua tahun sudah mengalami banyak perubahan baik yang positif maupun negatif, oleh karena itu perlu diketahui problematika apa saja yang terjadi dalam pengelolaan program PAUD Amanah sebagai salah satu wadah pendidikan untuk anak usia dini.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika dalam penyelenggaraan program PAUD yang meliputi 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pengorganisasian, tahap pelaksanaan, dan tahap pengawasan program. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan problematika dalam proses pembelajaran dan evaluasi. Problematika proses pembelajaran meliputi permasalahan dalam pengembangan kurikulum PAUD, pengembangan metode dan pengembangan media pembelajaran PAUD. Problematika evaluasi program PAUD meliputi evaluasi kinerja pendidik dan pengelola, evaluasi proses pembelajaran dan evaluasi dalam hasil belajar warga belajarnya.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasinya adalah 2 orang pengelola program PAUD dan 4 orang tutor pembelajaran PAUD. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel total (total sampling) dimana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi yang diambil. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket terbuka dan pedoman wawancara untuk pengelola program dan tutor pembelajaran, dan analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan hasil pengumpulan data dalam bentuk uraian atau narasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika penyelenggaraan program PAUD Amanah pada tahap perencanaan adalah tidak adanya kriteria khusus dalam penentuan pendidik dan tenaga kependidikannya serta perencanaan pembiayaan yang tidak memperhatikan biaya operasional program. Kemudian pada tahap pengorganisasian masalah yang terjadi adalah menempatkan personal pada jabatan sesuai dengan kehendak pengelola dan tidak terbuka, selain itu pembagian tugas tidak jelas, jadi beberapa tugas sering terbengkalai. Pada tahap pelaksanaan problematika yang ada adalah adanya pengangkatan jabatan yang tidak terbuka, rasio jumlah pendidik dengan warga belajarnya yang melebihi batas minimal, dan tidak disediakannya biaya operasional pelaksanaan program PAUD. Permasalahan pada tahap pengawasan, di PAUD Amanah tidak pernah ada pengawasan dari dinas pendidikan kecamatan setempat.

Problematika proses pembelajaran secara umum adalah PAUD Amanah tidak memiliki acuan menu pembelajaran generik untuk perkembangan warga belajarnya, kebijakan pengelola yang mengikat dan terbatas sehingga tutor merasa tidak bebas dalam menjalankan tugasnya, dan penggunaan media serta pelaksanaan pembelajaran masih didikte oleh pengelola program. Yang terakhir problematika dalam evaluasi adalah di PAUD Amanah masih belum ada dan belum dapat disesuaikan antara materi, media dan metode yang dijalankan di PAUD Amanah karena terbentur dengan kebijakan pengelola program, dan pelaksanaan evaluasi masih mengalami banyak keterbatasan (alat tulis, area, soal, dan sebagainya).

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang dapat diberikan kepada pengelola PAUD Amanah adalah agar pengelola mengutamakan kesejahteraan tenaga pengajar dan lebih menyediakan biaya operasional program, agar untuk selanjutnya lebih mengutamakan prinsip keterbukaan dan keadilan dalam pengangkatan jabatan dan pembagian tugas, agar pengelola bekerja sama dengan pendidik dalam menyusun kurikulum yang jelas untuk proses pembelajaran PAUD Amanah, dan agar pengelola lebih melonggarkan kebijakan dan memberi kepercayaan penuh pada pendidik untuk proses pembelajaran.

 


Teks Penuh: DOC PDF