SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Sekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini di Pos PAUD Pelangi Kel. Polowijen Kec. Blimbing Malang

Farah Hanifatul Mukaromah

Abstrak


ABSTRAK

 

Mukaromah, Farah Hanifatul. 2012. Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini di Pos PAUD Pelangi Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muhadjir Effendy, M. Ap, (II) Drs. Ahmad Mutadzakir, M. Pd.

 

Kata Kunci: peran orang tua, kecerdasan interpersonal, anak usia dini

 

Kecerdasan Interpersonal merupakan ke­mampuan untuk memahami dan bekerja sama dengan orang lain. Ke­cerdasan ini terutama menuntut kemampuan untuk menyerap dan tanggap terhadap suasana hati, perangai, niat, dan hasrat orang lain. Seseorang yang mempunyai kecerdasan antarpribadi bisa mempunyai rasa belas kasihan dan tanggung jawab sosial yang besar. Pengembangan kecerdasan interpersonal penting bagi anak dikarenakan akan menjadi dasar saat anak bergaul dengan teman serta lingkungan. Masa awal-awal usia anak merupakan masa yang penting dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan seorang manusia. Karena pada masa ini dimulainya pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Peran orang tua dalam perkembangan kecerdasan interpersonal anak sangat dibutuhkan, karena orang tua adalah anggota keluarga yang paling dekat dibandingkan anggota keluarga yang lain. Sehingga orang tua dapat mendampingi dan mengembangkan kecerdasan interpersonal anak semaksimal mungkin. Perhatian orang tua yang baik terhadap perkembangan kecerdasan interpersonal anak usia dini dapat menjadikan anak tumbuh dengan optimal. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai peran orang tua dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak usia dini.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal, yang mencakup perkembangan kecerdasan interpesonal anak usia dini di Pos PAUD Pelangi, peran orang tua dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak usia dini di Pos PAUD Pelangi, dan hambatan-hambatan yang dihadapi orang tua dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak usia dini di Pos PAUD Pelangi.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Deskriptif karena penelitian ini bertujuan mendeskripsikan atau menggambarkan tentang peran orang tua dalam pengembangan kecerdasan bahasa anak usia dini dalam bentuk uraian atau narasi dan kuantitatif karena bertujuan memperoleh dukungan data berupa data kuantitatif dari lapangan. Populasi yang diambil adalah seluruh orang tua peserta didik Pos PAUD Pelangi yang berjumlah 25 orang, maka teknik pengambilan sampelnya adalah dengan menggunkan total sampling, yaitu seluruh orang tua peserta didik di Pos PAUD Pelangi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan persentase.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kecerdasan interpersonal anak usia dini di Pos PAUD Pelangi adalah kurang baik, hal ini ditunjukkan dengan nilai tertinggi ada pada  jawaban sering dengan persentase 38,6% dan masuk dalam klasifikasi kurang baik. (2) peran orang tua dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak pada umumnya cukup baik, hal ini ditunjukkan dengan nilai tertinggi ada pada jawaban sering dengan persentase 53,6% dan masuk dalam klasifikasi cukup baik. (3) hambatan-hambatan orang tua dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak usia dini yang ditemukan dalam penelitian ini adalah emosi anak, emosi orang tua, lingkungan keluarga, dan lingkungan sekolah yang sebagian besar responden menjawab iya, sedangkan teman sebaya tidak menjadi penghambat dalam perkembangan kecerdasan interpersonal anak usia dini dibuktikan dengan 92% responden menjawab tidak.

Saran dari peneliti adalah (1) bagi lembaga Pos PAUD Pelangi, disarankan dapat menjadi media perantara dalam memberi informasi tentang perkembangan anak didik, terutama kecerdasan interpersonal anak didik kepada orang tua, serta lembaga memberikan informasi terkait dengan pendidikan anak usia dini kepada orang tua, (2) bagi orang tua, sebagai pendidik utama dan pertama bagi anak dalam mengembangkan seluruh potensi, terutama kecerdasan interpersonal anak, para orang orang tua disarankan memperhatikan dan berperan aktif dalam setiap perkembangan anak. Orang tua disarankan senantiasa menambah ilmu atau wawasan tentang perkembangan anak usia dini, (3) bagi peneliti lanjutan, disarankan ada penelitian lanjutan yang membahas tentang peran orang tua dalam pengembangan kecerdasan interpersonal anak usia dini lebih mendalam lagi, karena peneliti merasa belum sempurna dalam penulisan skripsi ini dan banyak kekurangannya, sehingga memerlukan peneliti lanjutan untuk menyampurnakan penelitian ini.