SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MODUL BINA DIRI ANAK TUNAGRAHITA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DI SDN SUMBERSARI II KOTA MALANG

Mufidah Akrim Ilma

Abstrak


 

ABSTRAK

Mufidah, Akrim Ilma. 2019. Pengembangan Modul Bina Diri Anak Tunagrahita Untuk Meningkatkan Keterampilan Guru Mengajar di SDN Sumbersari II Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Abdul Huda, M.Pd, (II) Sopingi, S.Sos, M.Pd

Kata Kunci: Modul,  Bina Diri,  Keterampilan Mengajar, Tunagrahita.

Tunagrahita adalah seseorang yang memiliki  kecerdasan intelktual dibawah rata-rata. Hambatan tersebut berdampak pada kemandirian anak tunagrahita sehingga memiliki ketergantungan pada orang lain untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Bina diri merupakan program untuk  mengembangkan keterampilan anak yang meliputi merawat diri, menjaga keselamatan dan kesehatan, berkomunikasi, besosialisai, keterampilan kerja da  menggunakan waktu luang. Oleh karena itu, perlu dikembangkan modul pembelajaran bina diri untuk guru di Sekolah Luar Biasa maupun di sekolah inklusif.

Tujuan  penelitian dan pengembangan adalah menghasilkan modul pembelajaran bina diri  yang dapat digunakan guru saat melaksanakan program bina diri di SDN Sumbersari II. Dengan adanya modul ini diharapkan guru memiliki keterampilan mengajar sehingga pembelajaran bina diri menjadi efektif.

Penelitian dan Pengembangan buku panduan ini menggunakan model Borg and Gall (dalam Sukmadinata) yang terdiri dari 7 tahap, meliputi

(1) penelitian dan pengumpulan informasi,

(2) perencanaan,

(3) pengembangan desain produk awal),

(4) Validasi Produk,

(5) Revisi Produk, Revisi Produk Akhir dan Hasil Akhir Pengembangan. Subyek validasi pada penelitian ini adalah ahli media, ahli materi dan ahli praktisi.. Teknik analisis data menggunakan teknik porsentase pada data kuantitatif, dan teknik deskriptif pada data kualitatif.

Hasil validasi ahli media 92,5%, ahli materi 86,5%, ahi bahasa 90, 5%, ahli bahasa 90% dan ahli praktisi 89,5%. Hasil uji coba penerapan modul diperoleh skor 84,5. Modul bina diri  tunagrahita ini telah memenuhi karakteristik pengembangan modul. Modul bina diri efektif digunakan guru untuk pembelajaran bina diri.

Saran bagi guru, modul ini dapat digunakan sebagi bahan ajar pembelajaran bina diri sehingga dapat terlaksana secara efektif. Guru diharapkan dapat melaksanakan dengan baik program bina diri mulai dari identifikasi,  asesmen, penyusunan program bina diri sehingga pembelajaran lebih efektif dan sesuai kebutuhan anak tunagrahita.