SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Teknik Modelling Terhadap Keterampilan Bina Diri Menggosok Gigi Anak Tunagrahita Kelas 3 di SDLBN Kedungkandang Malang

Elfrida Wijayanti

Abstrak


Tunagrahita merupakan anak dengan intelegensi di bawah rata-rata, keadaan tersebut mengakibatkan beberapa gangguan salah satunya gangguan perkembangan perilaku contohnya saja dalam hal merawat diri. Merawat diri adalah hal dasar yang harus dilakukan oleh setiap orang untuk menjaga tubuh tetap bersih dan sehat. Bagian tubuh yang sering kali terabaikan adalah gigi dan mulut, terkadang mereka tidak peduli dengan kebersihan area tersebut, sehingga menyebabkan gigi berlubang dan karies gigi. Masalah itu yang harus dibenahi dengan mengajarkan anak cara menggosok gigi yang benar. Pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan bina diri anak tunagrahita yaitu program bina diri.

Dengan melihat karakteristik anak tunagrahita teknik yang dapat digunakan untuk pembelajaran bina diri sebagai pembelajaran tingkah laku baru kepada seorang anak yaitu, teknik modelling di mana anak belajar dengan cara mengamati. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik modelling terhadap keterampilan bina diri menggosok gigi yang difokuskan pada langkah-langkah menggosok gigi.

Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan design one group pre-test post-test. Tahap yang dilakukan yaitu menentukan subjek kemudian membuat instrumen yang akan diuji cobakan kepada subjek. Setelah membuat instrumen peneliti melaksanakan penelitian dengan menggunakan pre-test, pemberian treatment dan post-test guna mengetahui pengaruh yang signifikan penggunaan teknik modelling terhadap keterampilan menggosok gigi sebelum dan sesudah diberikannya perlakuan. Penelitian ini dilakukan di SDLBN Kedungkandang Malang dengan megambil subjek dari kelas IIIC sebanyak 8 siswa.

Hasil penelitian yang dihitung menggunakan uji Willcoxon menunjukkan jumlah thitung adalah 0 sedangkan ttabel dengan (α =0,05 dan n=8) adalah 4. Dari kriteria yang telah ditetapkan maka hipotesis diperoleh H0 ditolak karena thitung < ttabel atau diartikan 0