SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Multimedia Interaktif Pembelajaran Gerakan Dasar Pramuka Bagi Siswa Penggalang Tunarungu di SLB Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang

Costa adjeng ria da

Abstrak


ABSTRAK

Costa, Adjeng Ria Da. 2019. Pengembangan Multimedia Interaktif Pembelajaran Gerakan Dasar Pramuka Bagi Siswa  Penggalang Tunarungu di SLB Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs.Abdul Huda, M.Pd. (2) dr.Agung Kurniawan, M.Kes.

Kata kunci : multimedia interaktif, gerakan dasar, baris-berbaris, pramuka         penggalang, tunarungu

Tunarungu merupakan keadaan seseorang dengan seseorang yang mengalami kekurangan atau kehilangan kemampuan mendengar. Pada anak tunarungu hilangnya kemampuan mendengar dapat mempengaruhi kemampuan manipulasi terhadap gerak.Untuk itu perlunya melatih keterampilan gerakan dasar melalui kegiatan kepramukaan baris-berbaris.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk multimedia interaktif berupa “BEGESARKA” (Belajar Gerakan Dasar Pramuka” yang dapat melatih daya konsentrasi, keterampilan dan kekompakan bagi siswa pramuka penggalang tunarungu di SLB Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang yang layak dan efektif digunakan dalam kegiatan kepramukaan. Penelitian dan pengembangan ini  menggunakan model Reseach and Development (R&D) milik Borg dan Gall. Subjek validasi produk terdiri dari validator ahli media, validator ahli pembelajaran ABK dan validator ahli praktisi. Subjek uji coba dilakukan kepada 7 siswa penggalang tunarungu di SLB Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang.

Hasil pengembangan menunjukkan kelayakan dan keefektifan multimedia interaktif. Hasil validasi dari 3 ahli, yaitu hasil yang diperoleh dari ahli media 97,82%, ahli pembelajaran ABK memperoleh 86,95% dan ahli praktisi 88,88%. Hasil uji coba menunjukkan bahwa BEGESARKA efektif  untuk digunakan dalam pembelajaran gerakan dasar pramuka siswa penggalang tunarungu. Uji coba pada siswa diperoleh dengan rata-rata ketuntasan 81,85%. Artinya adalah media pembelajaran berupa multimedia interaktif BEGESARKA sangat layak dan sangat efektif untuk meningkatkan gerakan dasar pramuka siswa penggalang tunarungu di SLB Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang.

Disarankan untuk pengembangan selanjutnya untuk melakukan penelitian pada subjek yang lebih luas dan banyak serta menyebarluaskan produk ke berbagai sekolah, lokakarya, seminar serta pameran media pembelajaran.

ABSTRACT

Costa, Adjeng Ria Da. 2019. Developing Interactive Multimedia of Basic Scout Movements for Deaf  Students at SLB Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang. Undergraduate Thesis. Department of Special Education, Fakultas Ilmu Pendidikan, State University of Malang. Advisors (1) Drs.Abdul Huda, M.Pd. (2) dr.Agung Kurniawan, M.Kes.

Keywords: interactive multimedia, basic movements, marching lines, scout raisers, deaf

Deafness is a condition of a person with someone who has a lack or ability to hear. In deaf children the loss of hearing ability can affect the ability of manipulation of motion. For this reason, it is necessary to practice basic movement skills through marching scouting activities.

The aim of this research and development is to produce interactive multimedia products in the form of "BEGESARKA" (Belajar Gerakan Dasar Pramuka) which can train the concentration, skills and cohesiveness of deaf scout students in the National Level C Section of Malang SLB which is appropriate and effective to use in scouting activities This research and development uses Borg and Gall's Reseach and Development (R & D) model.The subject of product validation consists of media expert validator, ABK learning expert validator and practitioner expert validator.The subjects of the trial were carried out on 7 deaf raiser students at National Level SLB Section C Malang.

The development results show the feasibility and effectiveness of interactive multimedia. Validation results from 3 experts, namely the results obtained from media experts 97.82%, ABK learning experts gained 86.95% and practitioner experts 88.88%. The results of the trial show that BEGESARKA is effective for use in learning the basic movements of scout students who are deaf raisers. Tests on students were obtained with an average completeness of 81.85%. This means that learning media in the form of interactive multimedia BEGESARKA is very feasible and very effective to improve the basic movements of scouting deaf raiser students at the National Level Trustees SLB Section C Malang.

It is recommended for further development to conduct research on a broader and more extensive subject and to disseminate products to various schools, workshops, seminars and learning media exhibitions.