SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Panduan Budidaya Hortikultura untuk Meningkatkan Keterampilan Vokasional Anak Tunarungu di SMALB

Maulida Dinda Ayu

Abstrak


RINGKASAN

Maulida, Dinda Ayu. 2019. Pengembangan Buku Panduan Budidaya Hortikultura untuk Meningkatkan Keterampilan Vokasional Anak Tunarungu di SMALB. Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Abdul Huda, M.Pd., (II) Drs. Ahmad Samawi, M.Hum.

Kata Kunci: Pendidikan Vokasional, Buku Panduan, Budidaya Hortikultura, Tunarungu

Pendidikan vokasional merupakan pendidikan yang menyiapkan dan mengembangkan SDM agar mampu bekerja secara profesional. Penerapan pendidikan vokasional di tingkat SMALB lebih ditekankan pada keterampilan vokasional peserta didik. Salah satu keterampilan vokasional yang bisa diterapkan untuk siswa SMALB adalah budidaya hortikultura. Menurut PKLK budidaya hortikultura dapat diterapkan pada siswa tunarungu. Hambatan pada indra pendengaran membuat siswa tunarungu mengalami kesulitan pada pemerolehan informasi materi yang diberikan guru. Oleh sebab itu, untuk memaksimalkan indra lainnya peneliti mengembangkan bahan ajar yang dapat digunakan anak tunarungu selama pembelajaran budidaya hortikultura.

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan buku panduan budidaya hortikultura yang bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam mencapai tujuan pembelajaran serta memudahkan siswa tunarungu untuk meningkatkan keterampilan vokasioal khususnya dibidang budidaya sayuran. Selain itu, tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menguji produk yang akan dibuat serta melihat tingkat kevalidan, kemenarikan, dan keefektivan produk.

Pengembangan ini mengadaptasi langkah-langkah model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 10 tahapan, kemudian dimodifikasi menjadi 7 tahap. Subjek penelitian terdiri dari 2, yaitu 4 validator dan 4 siswa tunarungu SMALB YP2 Kedungkandang. Uji coba penelitian terdiri dari 2 bagian yaitu tahap individu dan tahap kelompok. Instrumen penelitian adalah pedoman wawancara, angket terbuka dan tertutup, lembar pengamatan, lembar penilaian, serta tes pengetahuan. Analisis data dibagi menjadi analisis data kuantitatif dan kualitatif.

Hasil pengembangan menunjukkan tingkat kevalidan sangat layak digunakan oleh siswa tunarungu di SMALB YP2 Kedungkandang. Hasil penilaian dari ahli materi menunjukkan angka 95% dengan krtieria sangat valid. Hasil penilaian dari ahli media adalah 98,3% dengan krtieria sangat valid. Hasil penilaian dari ahli praktisi adalah 77,5% dengan kriteria valid. Hasil penilaian dari ahli pembelajaran adalah 89,5% dengan krtieria sangat valid. Hasil belajar siswa pada kelompok kecil  mendapatkan hasil 78,1% dengan kriteria cukup efektif, sementara itu rata-rata hasil belajar siswa pada kelompok besar mendapatkan hasil 83,4% dengan kriteria efektif. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu produk yang dihasilkan mendapatkan hasil efektif dilihat dari hasil belajar siswa, sementara itu tingkat keefisienan produk menunjukkan kriteria sangat layak dilihat dari rata-rata hasil penilaian para ahli.

Saran yang diajukan adalah:

(1) guru hendaknya memberikan latihan unjuk kerja secara praktik, serta tidak melupakan materi secara teori,

(2) peneliti selanjutnya dapat mengembangakan buku panduan dalam berbagai kompetensi pembelajaran dan keragaman subjek serta materi.