SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MEDIA BONEKA MANUSIA TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAKAN PAKAIAN BAGI PESERTA DIDIK TUNAGRAHITA KELAS II DI SDLB BC KEPANJEN KABUPATEN MALANG

RISFI LATIFAH MAUDY

Abstrak


ABSTRAK

Risfi, Latifah Maudy, 2019.  Pengaruh Media Boneka Manusia Terhadap Kemampuan Mengenakan Pakaian Bagi Peserta Didik Tunagrahita Kelas II SDLB BC Kepanjen. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Abdul Huda, M.Pd, (II) Drs. Usep Kustiawan, M.Pd.

 

Kata Kunci : tunagrahita, kemampuan bina diri, media boneka manusia

Tunagrahita adalah individu yang memiliki atau mempunyai kecerdasan di bawah rata- rata anak pada umumnya yang disertai ketidak mampuan dalam bersosial, penyesuaian diri dengan lingkungan sekitar. Bina diri adalah suatu program khusus yang membangun untuk anak berkebutuhan khusus menjadi lebih baik sebagai individu. Peneliti menemukan permasalahan pada anak tungarhita masih kurang mampu dalam aspek mengunakan pakaian secara mandiri.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen dengan bentuk Single Subject Research (SSR) serta menggunakan desain A-B-A. Desain A-B-A yang terdiri dari tiga tahapan yaitu baseline- 1 (A1) atau kondisi awal sebelum diberikan treatment, kondisi intervensi  (B) atau treatment yang sedang diberikan, dan kondisi baseline -2 (A2) atau kondisi setelah diberikan treatment.

Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kemampuan dilihat dari Data pada kondisi baseline-1 data cenderung stabil dengan rentang (54,5-56,81) begitu pada kondisi intervensi (B) data meningkat dengan rentang (65,91-77,27), dan kondisi baseline-2 (A2) data cenderung stabil dengan rentang (84,09-93,18). Dengan perolehan tersebut dinyatakan bahwa data kecenderungan stabilitas adalah 100% (data stabil).

 

Kesimpulan pada penelitian ini bahwa dinyatakan adanya pengaruh dalam penggunaan media boneka manusia dengan kemampuan Bina Diri mengenakan pakaian. Saran yang diberikan kepada sekolah dan guru, dapat memberikan pembelajaran dan media untuk kegiatan pembelajaran Bina Diri agar anak memenuhi kebutuhan sehari-harinya untuk mengurangi adanya keinginan meminta pertolongan terhadap orang lain.