SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Metode TEACCH Terhadap Kemampuan Bina Diri Memakai Baju Siswa Down Syndrome Di SLB Idayu II Pakis Malang

FIRDAUS ISMANURA

Abstrak


ABSTRAK

Firdaus, Ismanura. 2019. Pengaruh Metode TEACCH terhadap Kemampuan Bina Diri Memakai Baju Siswa Down syndrome di SLB Idayu II Pakis Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Wiwik Dwi Hastuti, S.Pd., M.Pd., (II) Drs. Ahmad Samawi, M.Hum.

 

Kata Kunci: Metode TEACCH, Kemampuan Bina Diri Memakai Baju, Down syndrome

Anak dengan down syndrome memiliki berbagai tingkat keterlambatan kognitif. Anak dengan down syndrome mencapai tahap perkembangan sedikit lebih lambat dari teman sebayanya. Salah satu karakteristiknya yaitu rendahnya kemampuan bina diri. Kemampuan bina diri yang dikembangkan dalam penelitian ini mencakup kemampuan anak dalam memakai baju. Metode TEACCH merupakan salah satu pendekatan pengajaran secara terstruktur yang didasarkan pada prinsip-prinsipnya sebagai langkah pelaksanaan metode.

Tujuan penelitian ini adalah:

(1) untuk mendeskripsikan kemampuan bina diri memakai baju siswa down syndrome sebelum diberikan metode TEACCH,

(2) untuk mendeskripsikan kemampuan bina diri memakai baju siswa down syndrome setelah diberiikan metode TEACCH, dan

(3) untuk mendeskripsikan pengaruh metode TEACCH terhadap kemampuan bina diri memakai baju siswa down syndrome.

Penelitian disusun berdasarkan rancangan metode eksperimen dengan subjek tunggal atau Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A’. Subjek penelitian ini adalah satu siswa laki-laki down syndrome dan berada di tingkat kelas dasar/terapi di SLB Idayu II Pakis.

Hasil penelitian menunjukkan hasil pengukuran data berdasarkan. Mean level pada kondisi baseline-1 (A1) sebesar 57,34%, kondisi intervensi (B) sebesar 84,84%, dan kondisi baseline-2 (A2) sebesar 81,7%. Perolehan overlap sebesar 0%.

Analisis dalam kondisi dan antar kondisi berdasarkan perhitungan diketahui bahwa skor presentase yang diperoleh siswa dalam tes kemampuan memakai baju lebih banyak menunjukkan peningkatan dan kestabilan nilai. Penerapan langkah-langkah metode TEACCH sesuai prinsip dasarnya. Pada pelaksanaan kegiatan memakai baju, siswa didukung dengan bantuan media papan bergambar sebagai pedoman bagi siswa untuk mengikuti instruksi pelatih sesuai langkah-langkahnya. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa intervensi menggunakan metode TEACCH dapat membentuk kemampuan memakai baju siswa down syndrome.sehingga memberikan pengaruh yang baik pada kemampuan bina diri memakai baju siswa down syndrome.

 

Saran dari penelitian ini yaitu dalam penerapan metode TEACCH adalah untuk mempertimbangkan kebutuhan individu siswa dan menyediakan struktur berupa pengaturan ruang kelas sehingga siswa memahami hal-hal yang perlu dilakukan dan bagaimana melakukannya secara mandiri saat pembelajaran berlangsung.