SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Persepsi Siswa Regular Terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus Di SMP Negeri 18 Malang

RIAVINOLA KIKY

Abstrak


RINGKASAN

Riavinola, Kiky. 2019. Persepsi Siswa Reguler Terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus di SMP Negeri 18 Malang. Skripsi S1 PLB, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. AbdulHuda, M.Pd (2) Eka Pramono Adi, S.IP M.Si

 

Kata Kunci: siswa berkebutuhan khusus, persepsi

Kurangnya pengetahuan tentang anak berkebutuhan khusus di SMP Negeri 18 Malang dapat memicu terjadinya sikap ketidakpedulian bahkan penolakan terhadap peserta didik berkebutuhan khusus. Oleh karena itu persepsi terhadap anak berkebutuhan khusus sangat pentingsebab akan menciptakan iklim belajar yang kondusif di sekolah inklusi. Penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus akan meningkatkan motivasi belajar dan dapat mengembangkan potensi diri peserta didik berkebutuhan khusus, karena merasa nyaman berada di sekolah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikanpersepsi siswa regular terhadap siswa berkebutuhan khusus, dan membedakan persepsi siswa kelas VII dan siswa kelas IX  terhadap siswa berkebutuhan khusus di SMP Negeri 18 Malang.

Rancangan penelitian ini menggunakan metode survei. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Penelitian ini menggunakaninstrumen penelitian berupa angket/kuesioner. Perhitungan frekuensi dari setiap item pernyataan yang ada pada kuesioner agar lebih memudahkan dalam menentukan klasifikasi kondisi setiap indikatornya. Dari total nilai yang didapatkan untuk masing-masing sub indikator akan diubah dalam bentuk persentase.

Hasil analisis penelitian ini persepsi siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus diperoleh 69% dan  hasil uji perbedaan antara persepsi siswa kelas VII dengan siswa kelas IX  terhadap siswa berkebutuhan khusus diperoleh signifikansi sebesar 0,27. Berdasarkan hasil penelitian dapat menunjukkan persepsi siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus di SMP Negeri 18 Malang masuk pada kategori baik. Persepsi siswa kelas VII dan siswa kelas IX terhadap siswa berkebutuhan khusus tidak ada perbedaan yang signifikan.

Saran yang dapat diberikan kepada sekolah dan guru yaitu tetap mempertahankan sikap empati terhadap peserta didik berkebutuhan khusus agar peserta didik berkebutuhan khusus dapat mengembangkan potensi dirinya dan dapat mewujudkan tujuan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.