SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA TUNARUNGU KELAS XI DI SMALB BHAKTI WANITA LUMAJANG

Ekawidi Sushmitha

Abstrak


ABSTRAK

 

Sushmitha, Ekawidi. 2017. HubunganAntara MotivasiBelajarDenganKemandirianBelajarSiswaTunarunguKelas XI di SMALB Bhakti Wanita Lumajang, Skripsi, S1 Pendidikan LuarBiasa, FakultasIlmu Pendidikan, UniversitasNegeri Malang.

Pembimbing: (I) Dra. WiwikDwiHastuti, S.Pd, M.Pd. (II) Dr. Sihkabuden, M.Pd.

 

Kata Kunci: Motivasibelajar, danKemandirianBelajarSiswaTunarungu

 

Dalam mencapai prestasi belajar maksimal perludorongan yang memacu siswa untuk tekun dalam belajar. Proses yang terjadi dalam belajar melibatkan indra untuk membentuk pengetahuan baru. Pengetahuan baru akan menimbulkan perubahan dalam diri individu. Dorongan diperlukan agar siswa menyadari posisinya sebagai seorang pembelajar yang mandiri. Hasil observasi awal ditemukan adanya hubungan antara motivasi belajar dan kemandirian belajar siswa tunarungu kelas XI.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan antara motivasi belajar dan kemandirian belajar siswa tunarungu kelas XI di SMALB Bhakti Wanita Lumajang.

Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan rancangan penelitian korelasional. Dilakukan di SMALB Bhakti Wanita Lumajang dengan jumlah responden sebanyak 10 siswa tunarungu kelas XI. Pengambilan data dilakukan dengan angket dan observasi. Data dianalisis dengan analisis korelasional Rank Spearman.

Hasil penelitian: terdapat hubungan signifikan antara motivasi belajar dan kemandirian belajarsiswa tunarungu kelas XI, dimana nilai korelasi spearman rho sebesar 0.815 dengan taraf signifikansi 0.004.

Simpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan linier positif dan searah antara motivasi belajar dan kemandirian belajarsiswa tunarungu kelas XI dan memiliki hubungan yang kuat. Orangtua dan guru hendaknya perlu memperhatikan motivasi belajar siswa tetap terjaga sehingga akan memunculkan kemandirian belajar pada siswa, jika kemandirian belajar dapat tercapai maka tujuan belajar akan  terwujud dan prestasi belajar siswa menjadi meningkat.