SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Permainan Engklek untuk Siswa Tunagrahita SMALB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek

Rezty Anggraeni

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggraeni, Rezty. 2017. Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Permainan Engklek untuk Siswa Tunagrahita SMALB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek. Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Drs. Abdul Huda, M.Pd, (II) Drs. Ahmad Samawi, M. Hum.

 

Kata kunci: model pembelajaran, permainan engklek, tunagrahita

 

Pengembangan model pembelajaran dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendidikan anak tunagrahita yang memerlukan bantuan. Masalah intelektual yang dimiliki mengakibatkan sulitnya mengolah informasi baru yang berpengaruh terhadap proses belajarnya. Sementara proses belajar mereka dapat didukung dengan pembangunan lingkungan yang baik. Konsep bermain sambil belajar digunakan untuk membangun lingkungan yang efektif bagi anak tunagrahita dengan konsep yang menyenangkan sehingga memotivasi siswa untuk belajar.

Pengembangan ini bertujuan menghasilkan model pembelajaran permainan engklek untuk siswa tunagrahita SMALB yang dapat membantu guru dalam alternatif pemilihan model pembelajaran bagi siswa tunagrahita. Model pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak tunagrahita.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) desain dari Borg and Gall yang dimodifikasi sesuai kebutuhan. Didahului dengan studi pendahuluan kemudian dilanjutkan dengan merencakan produk, pengembangan produk awal, validasi yang dilakukan oleh ahli media, ahli pembelajaran ABK, ahli materi, dilanjut dengan revisi produk awal, uji coba produk individu dan kelompok yang dilakukan di SMALB Kemala Bhayangkari Trenggalek, kemudian dilakukan revisi akhir.

Hasil validasi ahli media menunjukkan bahwa model pembelajaran permainan engklek untuk siswa tunagrahita SMALB sejumlah 90% yang berarti sangat valid meskipun banyak hal yang perlu direvisi. Sementara hasil validasi ahli pembelajaran ABK sangat valid dengan persentase 87% dan hasil validasi ahli materi adalah valid dengan persentase 72% dengan beberapa revisi.

Hasil uji coba individu yang dilakukan pada siswa tunagrahita kelas XI SMALB Kemala Bhayangkari Trenggalek menunjukkan efektif dengan skor 78% dan uji coba kelompok yang dilakukan menunjukkan hasil yang sama, yaitu kenaikan nilai. Skor yang diperoleh adalah 70% yang masuk dalam kategori efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model permainan engklek ini valid dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran IPS dan Bahasa Indonesia bagi siswa tunagrahita SMALB.

Model pembelajaran berbasis permainan engklek ini valid dan efektif untuk pembelajaran tunagrahita sehingga disarankan dapat diterapkan oleh guru ketika menyampaikan materi profesi dan menjadi alternatif ketika menyampaikan pembelajaran kepada anak tunagrahita. Sebelum melakukan penerapan pembelajaran, guru diharapkan membaca buku pentunjuk penggunaan model pembelajaran engklek, untuk lebih jelasnya guru dapat memutar video pembelajaran yang sudah disediakan.