SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Metode Bermain Peran (Role Playing) Terhadap Kemampuan Berhitung Bagi Tunagrahita di SLB Aisyiyah Krian

Galoh Rahmawati Hikmah

Abstrak


ABSTRAK

Hikmah, Galoh Rahmawati. 2017. Pengaruh Metode Bermain Peran (Role Playing) Terhadap Kemampuan Berhitung Bagi Tunagrahita di SLB Aisyiyah Krian, Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Dra. Sudarsini, M.Pd (II) Dr. Asim, M. Pd

Kata Kunci : Tunagrahita, Metode Bermain Peran, Kemampuan Berhitung Penjumlahan.

Anak tunagrahita merupakan anak dengan hambatan kecerdasan yang dibawah rata-rata, dengan keterbatasannya maka akan menghambat kecerdasan akademiknya, seperti pembelajaran berhitung khususnya penjumlahan dan pengurangan. Kemampuan berhitung penjumlahan merupakan kemampuan menggabungkan dua bilangan atau lebih, sedangkan mengurangi artinya mengambil dua bilangan atau lebih. Materi penjumlahan dan pengurangan tersebut diajarkan pada anak tunagrahita kelas VIII sekolah luar biasa.

Anak tunagrahita di SLB Aisyiyah Krian kesulitan untuk melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Kurangnya model pembelajaran yang dilakukan disekolah mengakibatkan siswa kurang aktif dalam belajar. Salah satu model pembelajaran yang cocok bagi tunagrahita adalah model bermain peran (role playing). Model bermain peran adalah model pembelajaran yang mana siswa diharuskan untuk aktif dalam melakukan pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran bermain peran (role playing)dapat meningkatkan kemampuan berhitung pada anak tunagrahita kelas VIII SLB Aisyiyah Krian.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh model bermain peranterhadap kemampuan berhitung anak tunagrahita kelas VIII SLB Aisyiyah Krian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen kuasi dengan desain penelitian one group pre-test and post-test. Penelitian ini menggunakan 7 siswa tunagrahita kelas VIII sebagai subjek penelitian.

Pengemupulan data pada penelitia berupa 10 soal tes tulis dan 8 soal tes lisan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon. Data yang di analisis menggunakan uji Wilcoxon adalah data hasil pre-test dan post-test.

Hasil perhitungan uji Wilcoxon diperoleh niali = 0. Nilai kritis untuk uji Wilcoxon α = 0,05 dari daftar uji Wicoxon diperoleh = 4. Dari perhitungan tersebut dinyatakan bahwa  diterima dan  ditolak,  sebab  ≤ . Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model bermain peran (role playing)terhadap pengaruh yang signifikan dengan kemampuan berhitung anak tunagrahita ringan di SLB Aisyiyah Krian.