SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Media Slime terhadap Pemahaman Konsep Geometri Siswa Tunagrahita Kelas II SDLB N Batokan Bojonegoro

Retno Dwi Aprilia

Abstrak


ABSTRAK

Aprilia, Retno Dwi. 2017. Pengaruh Media Slime  terhadap Pemahaman Konsep Geometri pada Siswa Tunagrahita Kelas II di SDLB Batokan Bojonegoro, Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sudarsini, M.Pd. (II) Drs. Ahmad Samawi, M.Hum.

 

Kata Kunci:Media Slime , Konsep Geometri, Tunagrahita

 

Tunagrahita merupakan kondisi dimana individu mengalami hambatan dalam fungsi kognitif dan interaksi sosial. Dengan hambatan tersebut menyembabkan tunagrahita kesulitan dalam berpikir abstrak. Konsep geometri merupakan salah satu materi matematika yang bersifat abstrak. Materi tersebut dibelajarkan dikelas II SDLB, dengan sajian materi bentuk bangun datar. Tunagrahita kelas II di SDLB N Batokan Bojonegoro mengalami kesulitan untuk memahami konsep geometri terutama bangun datar. Sebagai alternatif penyelesaian masalah tersebut adalah media slime. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan pengaruh media slime terhadap pemahaman konsep tunagrahita ringan kelas II di SDLBN Batokan Bojonegoro.

Tujuan penelitian adalah (1) Mendeskripsikan pemahaman konsep geometri siswa tunagrahita ringan sebelum diberi perlakuan menggunakan media slime, (2) Mendeskripsikan pemahaman konsep geometri siswa tunagrahita ringan kelas II SDLB setelah diberi perlakuan menggunakan media slime dan (3) Mendeskripsikan pengaruh media slime terhadap pemahaman konsep geometri siswa tunagrahita ringan kelas II SDLB.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen quasi dengan desain one group  pretest -posstest . Penelitian ini dilakukan di SDLB N Batokan Bojonegoro. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas II di SDLB N Batokan Bojonegoro yang berjumlah 5 orang siswa. Teknik pengumpulan data pemahaman konsep geometri siswa tunagrahita ringan kelas II menggunakan tes tulis dengan 10 soal pilihan ganda dan 5 soal isian singkat. Teknik pengumpulan data pada peneitian ini (1) menyusun instrument, (2) melakukan pretest, (3) memberikan pelakuan menggunakan media slime, dan (4) melaksanakan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan anaisis statistic menggunakan uji wilcoxon.

Hasil penelitian ini menunjukan (1) Pemahaman konsep geometri siswa tunagrahita ringan kelas II SDLB N Batokan Bojonegoro sebelum diberikan treatment mendapatkan nilai rata-rata 48.8 yang dikategorikan kurang. (2)Pemahaman konsep tunagrahita ringan kelas II SDLB N Batokan Bojonegoro sesudah diberikan treatmen memperoleh nilai rata-rata 76.8 yang dikategorikan baik.  (3) Hasil uji wilcoxon yang diperoleh Thitung = 0, jika dibandingkan dengan Ttabel maka Thitung < Ttabel (0 < 1). Dengan perbandingan seperti itu maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media slime  memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep geometri tunagrahita ringan kelas II di SDLBN Batokan Bojonegoro.

Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh media slime terhadap pemahaman konsep geometri siswa tunagrahita ringan kelas II di SDLBN Batokan Bojonegoro. Saran pada penelitian ini ditujuan untuk (1) guru kelas, untuk guru kelas agar menggunakan media slime dalam pembelajaran pemahaman konsep geometri siswa tunagrahita ringan kelas II. (2) Bagi peneliti selanjutnya agar melakukan peneitian lebih lanjut mengenai pengruh media slime terhadap pemahaman konsep geometri bangun ruang.