SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Kamus “Audio Vocabulary Braille” dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Tunanetra Kelas VII SMPLB di SLB Negeri 1 Denpasar

Ni Made Ayu Wandari Pande

Abstrak


ABSTRAK

 

Pande, Ni Made Ayu Wandari. 2017. Pengembangan Kamus “Audio Vocabulary Braille” dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Tunanetra Kelas VII SMPLB di SLB Negeri 1 Denpasar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M.Si. (II) dr. Agung Kurniawan, M.Kes.

 

Kata kunci: tunanetra, media kamus audio braille, bahasa inggris

 

Pembelajaran Bahasa Inggris tidak terlepas dari penggunaan kamus. Melalui kamus siswa dapat mengetahui makna kosakata yang tidak diketahui. Demikian juga halnya dengan siswa tunanetra yang pada dasarnya memiliki hambatan pada penglihatan sehingga menggunakan indra lain yang masih berfungsi untuk menerima informasi dari lingkungan termasuk dalam proses pembelajaran.

Berdasarkan observasi yang dilakukan pada siswa tunanetra kelas VII SMPLB di SLB Negeri 1 Denpasar saat pembelajaran Bahasa Inggris ditemukan permasalahan yakni sedikitnya kosakata Bahasa Inggris yang dimiliki siswa dan tidak ada media penunjang seperti kamus yang digunakan.

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media kamus “Audio Vocabulary Braille” untuk siswa tunanetra dalam pembelajaran Bahasa Inggris kelas VII SMPLB di SLB Negeri 1 Denpasar. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall dengan subjek uji coba yakni ahli media, ahli materi, ahli pembelajaran ABK dan siswa tunanetra kelas VII SMPLB di SLB Negeri 1 Denpasar yang berjumlah 5 orang.

Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa persentase validasi produk yang diberikan oleh ahli media, ahli materi dan ahli pembelajaran ABK serta nilai rata-rata yang diperoleh siswa tunanetra kelas VII SMPLB di SLB Negeri 1 Denpasar yang berjumlah 5 orang. Data kualitatif berupa hasil wawancara, observasi serta saran atau masukan dari para ahli. Instrumen yang digunakan yakni wawancara, observasi dan angket validasi ahli.

Hasil validasi dari ahli media adalah 97,32%, ahli materi 98,61%, ahli pembelajaran ABK 94%, rata-rata nilai siswa saat pre-tes sebesar 36 meningkat menjadi 85,33 saat post-tes. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa produk media kamus “Audio Vocabulary Braille” dikatakan telah layak sebagai media pembelajaran dalam menunjang kosakata Bahasa Inggris siswa tunanetra pada pembelajaran Bahasa Inggris.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Pande, Ni Made Ayu Wandari.2017. The Development of “Audio Vocabulary Braille” Dictionary in English Learning for Undergraduate Grade VII of Visually Impaired Students in SLB Negeri 1 Denpasar. Undergradute Thesis, Department of Special Education, Faculty of Education. State University of Malang. Advisors: (I) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M.Si. (II) dr. Agung Kurniawan, M.Kes.

 

Keywords: Visually Impaired, Audio Vocabulary Braille dictionary

 

The use of dictionary is undeniably essential in English learning process. Through dictionary, the students manage to look up the difficult words they found. Visually impaired students who are having some setbacks in learning due to their inability to see is need them to rely on other senses to gain information from their surroundings.

Based on the observation on Grade VII, the visually impaired students in SLB Negeri 1 Denpasar during English learning process, it was identified that the students face some problems, those are the lack of vocabulary mastery and lack of supporting media such as dictionary to facilitate their learning.

This objective of this study is to develop a “Audio Vocabulary Braille” dictionary for grade VII of visually impaired students in SLB Negeri 1 Denpasar. This study implements the model of Borg and Gall Development of with the try out subject of media expert, material expert, learning for Special Students experts and 5 (five) visually impaired students of grade VII in SLB Negeri 1 Denpasar.

Type of data used in this study was quantitative and qualitative data. The quantitative data was gained from the percentage of product validation given by the media expert, material expert, learning for Special Students experts, as well as the average score achieved by the 5 visually impaired students of grade VII in SLB Negeri 1 Denpasar. The qualitative data was collected from interviews, observations, and experts validation questionnaires.

The result of validation from media experts was 97.32%, 98.61% from material experts, 94% from Learning for Special Students experts, and the average score of the students were increased from 36 in the pre-test to 85.33 in the post-test. Based on the abovementioned data, it can be concluded that the media of “Audio Vocabulary” dictionary has been confirmed as “valid” to be the learning media in order to enrich the vocabulary of visually-impaired students during English learning process.