SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Permainan Lego terhadap Kemampuan Sosial Anak Autis di Pusat Layanan Autis Kota Malang

Firda Nurmala Hayati

Abstrak


ABSTRAK

 

Hayati, Firda Nurmala. 2017. Pengaruh Permainan Lego terhadap Kemampuan Sosial Anak Autis di Pusat Layanan Autis Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing: (1) Drs. M. Shodiq AM, M.Pd, (2) Drs. Ahmad Samawi, M.Hum.

 

Kata Kunci: Permainan Lego, Kemampuan Sosial, Autis

Anak autis merupakan anak yang memiliki hambatan pada tiga area kesulitan atau biasa dikenal dengan triad of impairments, ketiga area kesulitan tersebut meliputi: kesulitan dalam berbahasa dan berkomunikasi, kesulitan dalam interaksi sosial dan pemahaman terhadap sekitarnya. Salah satu hambatan yang sangat terlihat pada anak autis dibandingkan dengan anak berkebutuhan khusus lainnya yaitu dari aspek kemampuan sosialnya.  Kemampuan sosial yang dikembangkan dalam penelitian ini mencakup kemampuan anak dalam melakukan kontak dan bermain bersama anak lain, melakukan interaksi dengan teman sebaya untuk saling memberi, menunggu giliran bermain, belajar berbagi dengan orang lain. Permainan lego merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk membantu anak autis dalam meningkatkan kemampuan sosialnya dengan orang lain.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan lego terhadap kemampuan soaial pada anak autis di pusat layanan autis kota Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Single Subject Research (SSR) desain A-B-A’. Subjek penelitian ini adalah satu anak autis berumur 5 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. Instrumen yang digunakan adalah observasi. Observasi dalam penelitian ini menggunakan lembar pengamatan dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Analisis data menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Analisis data dalam kondisi terdiri dari: menentukan panjangnya kondisi, menentukan estimasi kecenderungan arah, menentukan kecenderungan kestabilan, menentukan jejak data, menentukan level stabilitas dan rentang dan menentukan level perubahan, sedangkan analisis antar kondisi terdiri dari: jumlah variabel yang diubah, perubahan kecenderungan arah, perubahan kecenderungan stabilitas, level perubahan dan overlap data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi menggunakan permainan lego berpengaruh pada kemampuan sosial anak autis. Hasil tersebut dibuktikan dengan perolehan mean level yang meningkat dari baseline 1 (A) sebesar 58% ke intervensi (B) sebesar 71% dan baseline 2 (A’) sebesar 91%. Persentase overlap sebesar 0%.

 

Kesimpulan penelitian adalah terdapat pengaruh permainan lego terhadap kemampuan sosial anak autis. Saran bagi guru dalam memanfaatkan permainan lego dalam pembelajaran harus disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan siswa.