SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Kurikulum Muatan Lokal Vokasional Sekolah Luar Biasa (studi kasus di SLB Negeri Penujak Kabupaten Lombok Tengah)

Baiq Lulu Ayu Widya Wijaya

Abstrak


ABSTRAK

 

Muatan lokal merupakan kegiatan kurikulum kegiatan kurikuler untuk mengembangkan potesni daerah yang disesuaikan dengan ciri khas dan kebutuhan daerah. Terutama impelementasi kurikulum yang ada di Sekolah Luar Biasa sangat menarik untuk dikaji.

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi kurikulum muatan lokal di SLB Negeri Penujak baik aspek (1) Pengembangan Kurikulum muatan lokal (2) Pelaksanaan Kurikulum muatan lokal (3) Penilaian dan Tindak lanjut dan (4) faktor yang menghambat kegiatan implementasi kurikulum.

Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Tekhnik analisis data yang digunakan oleh peneliti mengacu pada pendapat Miles dan Hubernan meliputi langkah: (1) Reduksi data (Reduction), (2) Penyajian Data (Display data) dan (3)  Kesimpulan atau Verifikasi data (Conclusion and Drawing/Verification). Untuk mengecek keabsahan data dalam penelitian ini  menggunakan Trianggulasi Data dan member check.

Hasil penelitian menunjukkan; (1) Pengembangan kurikulum muatan lokal telah dilakukan dengan beberapa komponen, yaitu mengidentifikasi kebutuhan daerah,  menentukan fungsi kurikulum, menentukan bahan kajian kurikulum, jenis muatan lokal, tujuan kurikulum, dan proses pengorganisasian (2) Implementasi kurikulum yaitu persiapan materi, metode, instruktur, sarana dan prasarana (3) Penilaian tes dan non tes sedangkan tindak lanjut berupa kerja sama dengan pihak luar sekolah (4) Hambatan dalam pelaksanaan kurangnya tenaga kerja, alat,bahan dan motivasi siswa.

 

Kesimpulan penelitian  adalah sekolah SLB Negeri Penujak melaksanakan kurikulum melalui proses pengembangan kurikulum, pelaksanaan kurikulum penilaian dan tindak lanjut walaupun masih banyak mengalami kendala. Rekomendasi penting disarankan yaitu: (1) Pemerintah membuat kebijakan baru  merekrutmen guru bidang studi muatan lokal, menyusun anggaran dana untuk kurikulum muatan lokal (2) Kepala Tata Usaha sekolah lebih memperluas jaringan kerjasama untuk mempromosikan dan memasarkan karya siswa melalui social media  (3) Guru Keterampilan hendaknya membuat perencanaan yang sistematis dan kreativ dalam mengelola kegiatan pembelajaran sehingga siswa tidak jenuh.