SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Terapi Okupasi terhadap Kemampuan Menulis Permulaan Siswa Autis di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang

Widia Kusuma Wardani

Abstrak


ABSTRAK

Wardani,Widia Kusuma. 2017. Pengaruh Terapi Okupasi terhadap Kemampuan Menulis Permulaan Siswa Autis di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sudarsini, M.Pd, (II) dr. Agung Kurniawan, M.Kes.

Kata kunci: autis, menulis permulaan, terapi okupasi

Autis mengalami hambatan belajar bersosialisasi dengan lingkungan sekitar yang mengakibatkan dampak-dampak tertentu, salah satu hambatan belajar siswa autis yaitu dalam menulis permulaan, misalnya menulisnya masih kurang baik, huruf yang ditulis kurang jelas, masih belum mengenal huruf vokal dan konsonan. Selain masalah tersebut guru juga kurang menerapkan suatu pembelajaran yang sesuai, misalkan diperlukan media atau terapi yang dapat menunjang siswa autis dalam kemampuan menulis permulaannya. Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti menerapkan terapi okupasi terhadap kemampuan menulis permulaan siswa autis, untuk membantu menguatkan, memperbaiki koordinasi dan keterampilan ototnya, yaitu gerak otot tangan supaya tidak terlalu kaku ketika sedang menulis sehingga huruf terlihat jelas.

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan tentang kemampuan siswa autis sebelum menggunakan terapi okupasi, (2) kemampuan siswa autis setelah menggunakan terapi okupasi, dan (3) pengaruh terapi okupasi terhadap kemampuan menulis permulaan.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan Single Subject Reseach (SSR) model A-B-A-B. Subjek penelitian adalah satu siswa autis kelas 1 di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan lembar soal. Analisis data yang digunakan adalah analisis dalam kondisi dan antar kondisi.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata kemampuan menulis permulaan siswa pada kondisi baseline-1(A1) sebesar 75,2 dengan kondisi intervensi-1 (B1) sebesar 90,8 yang berarti kemampuan menulis permulaan siswa mengalami peninngkatan dari rendah ke tinggi. Presentase overlap sebesar 0% yang menunjukkan tidak ada tumpang tindih sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh positif pengunaan terapi okupasi terhadap menulis permulaan siswa autis.

Saran yang diajukan kepada (1) guru diharapkan dapat menggunakan terapi yang tepat dan pembelajaran yang menarik untuk siswa autis dalam menulis permulaan, (2) peneliti selanjutnya dapat menerapkan terapi okupasi dengan subjek yang lain dengan karakteristik yang berbeda.