SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PELAKSANAAN KEGIATAN MEMBACA PAGI UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN ORAL SISWA TUNARUNGU DI SLB EKA MANDIRI KOTA BATU

Aliffian Fajar Rahman

Abstrak


ABSTRAK

 

Tunarungu adalah keadaan dimana seseorang mengalami gangguan komunikasi yang diakibatkan rusaknya indera pendengaran. Keadaan ini berdampak terhadap kehidupannya secara kompleks, terutama terhadap proses komunikasi mereka dengan orang lain. Dalam berkomunikasi dengan orang lain, anak tunarungu menggunakan bahasa isyarat dan bahasa oral. Namun, menggunakan bahasa oral tidaklah mudah. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilaksanakan metode yang dapat meningkatkan kemampuan oral siswa tunarungu.

Fokus penelitian ini adalah: (1) pelaksanaan kegiatan membaca setiap pagi di SLB Eka Mandiri Kota Batu. (2) Hambatan kegiatan membaca setiap pagi. (3) Dampak kegiatan membaca setiap pagi bagi siswa tunarungu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian pengecekan keabsahan data menggunakan: (1) triangulasi, (2) pengecekan anggota, (3) perpanjangan waktu pengamatan, (4) meningkatkan ketekunan, dan (5) kecukupan bahan referensi.

Hasil temuan peneliti ini meliputi: (1) proses pelaksanaan kegiatan membaca yang diawali dari berdo’a bersama, siswa dan guru menyiapkan buku bacaan, siswa membaca di tempat masing-masing, siswa secara bergilaran membaca di depan kelas, guru membenarkan bacaan dan pengucapan siswa. (2) hambatan dalam pelaksanaan kegiatan membaca setiap pagi terletak pada waktu yang digunakan terlalu singkat, buku bacaan yang digunakan kurang mendukung, dan tingkat kecerdasan siswa yang rendah. (3) dampak kegiatan membaca bagi siswa tunarungu dapat dilihat dari penggunaan bahasa oral dalam berkomunikasi dengan orang lain, dan dalam kegiatan pembelajaran.

Berdasarkan temuan penelitian di atas, maka peneliti memberikan saran agar sekolah memberikan waktu yang cukup untuk kegiatan membaca setiap pagi, dan sebaiknya buku bacaan yang digunakan lebih dilengkapi serta disesuaikan dengan kemampuan siswa.